Kompas.com - 22/02/2018, 15:10 WIB
|

VOLGOGRAD, KOMPAS.com - Betapa terkejutnya pasangan suami istri asal kota Volgograd, Rusia setelah mendapatkan kabar bahwa bayi mereka yang dinyatakan meninggal dunia tujuh tahun lalu masih hidup.

Pasangan ini baru mengetahui bahwa anak mereka masih hidup ketika sebuah panti asuhan mengirimkan surat berisi tagihan untuk biaya mengurus bocah itu.

Pada 2011, pasangan muda ini begitu terpukul ketika para dokter di sebuah rumah sakit di Volgograd mengatakan, bayi mereka yang baru dilahirkan itu tak akan bertahan hidup lebih dari sepekan.

Merasa tak bisa berbuat apa-apa, pasangan suami istri itu kemudian menandatangani surat pernyataan yang isinya adalah menyurahkan perawatan si bayi kepada rumah sakit.

Baca juga : Sudah Dikubur 11 Hari, Seorang Perempuan Brasil Ternyata Masih Hidup

Namun, beberapa hari kemudian, keduanya berubah pikiran dan kembali ke rumah sakit untuk mengambil bayi mereka.

Setibanya di rumah sakit, mereka mendapatkan informasi bahwa bayi tersebut sudah meninggal dunia.

Tujuh tahun kemudian, pasangan ini dilanda keterkejutan setelah mengetahui bayi mereka ternyata masih hidup.

Rahasia itu terungkap ketika sebuah kesalahan administrasi membuat seorang juru sita mendatangi kediaman pasangan itu untuk menagih uang sebesar 208.000 rubel atau sekitar Rp 50 juta.

Uang tersebut adalah biaya untuk perawatan si bayi selama berada di sebuah panti asuhan.

Namun, saat sang juru sita datang, pasangan suami istri itu tidak berada di kediaman sehingga akhirnya rekening bank mereka dibekukan.

Mengetahui rekening banknya dibekukan, pasangan ini kemudian mendatangi kantor pemerintah di kota Volgograd untuk mempertanyakan masalah itu.

Saat itulah petugas memperlihatkan dokumen yang diperoleh dari panti asuhan. Begitu melihat rincian dokumen tersebut, sang ibu langsung jatuh pingsan.

"Jadi selama ini mereka yakin bahwa bayinya sudah meninggal dunia," kata seorang staf pemerintah di kota Volgograd.

"Pasangan ini sama sekali tidak menyangka bayi mereka masih hidup dan langsung mengajukan pemulihan hak asuh anak itu ke pengadilan," tambah dia.

Baca juga : Disimpan di Koper dan Dibuang ke Jalan, Bayi Ini Masih Hidup dan Sehat

Akhirnya upaya pasangan itu terbayar. Pada November 2017, pengadilan mengabulkan permohonan mereka dan akhirnya keduanya bisa berkumpul lagi dengan sang anak.

Sejauh ini tidak diperoleh informasi apakah pasangan suami istri itu akan mengajukan gugatan hukum terhadap rumah sakit.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber Mirror
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.