Kompas.com - 08/10/2017, 23:54 WIB
EditorAmir Sodikin

BARCELONA, KOMPAS.com - Para politikus dan pesohor Spanyol berpidato di hadapan ratusan ribu warga dalam demonstrasi di Barcelona, mulai Sabtu (7/10/2017) hingga Minggu untuk menentang rencana wilayah Catalonia menyatakan kemerdekaan.

Di antara mereka yang turut menyambut para pemrotes adalah mantan menteri asal wilayah Catalonia, Josep Borrell, yang mengatakan bahwa warga Catalonia perlu bersikap rasional.

Penulis novel Mario Vargas Llosa mengatakan tak ada satupun gerakan kemerdekaan yang akan menghancurkan kehidupan demokrasi di Spanyol.

Demonstrasi di Barcelona hari Minggu (08/10) ini digelar menyusul serangkaian rapat umum yang diadakan oleh gerakan kemerdekaan bagi Catalonia.

Pihak-pihak yang mendukung kemerdekaan menegaskan hasil referendum pekan lalu yang dipersoalkan itu harus dihormati.

Peringatan perdana menteri

Hasil akhir referendum di wilayah Spanyol timur laut itu menunjukkan 90 persen dari total pemilih 2,3 juta menginginkan Catalonia merdeka dari Spanyol. Jumlah pemilih yang menggunakan hak mereka tercatat 43 persen.

Referendum diwarnai dengan sejumlah klaim penyimpangan, dan banyak kotak suara disita oleh kepolisian Spanyol.

Baca juga:
Kubu Penentang Kemerdekaan Catalonia Mulai Buka Suara
Pertarungan Berlanjut, Spanyol Tolak Mediasi, Catalonia Kukuh Merdeka

Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy menegaskan deklarasi kemerdekaan Catalonia tidak akan mempunyai arti.

Dalam wawancara dengan media setempat, El País, Rajoy mengatakan, "Pemerintah akan memastikan bahwa deklarasi kemerdekaan tidak akan mengarah ke mana-mana."

Warga mengikuti aksi demo mendukung dialog untuk menyelesaikan permintaan kemerdekaan Catalonia di Madrid, Spanyol, Sabtu (7/10). ANTARA FOTO/REUTERS/Sergio Perez/djo/17ANTARA FOTO/REUTERS/Sergio Perez Warga mengikuti aksi demo mendukung dialog untuk menyelesaikan permintaan kemerdekaan Catalonia di Madrid, Spanyol, Sabtu (7/10). ANTARA FOTO/REUTERS/Sergio Perez/djo/17

Ia juga tidak menampik kemungkinan pembekuan otonomi Catalonia ketika ditanya apakah ia siap mencabut Pasal 155 Konstitusi Spanyol yang memungkinkan parlemen turun tangan.

"Saya tidak mengesampingkan apapun selama sesuai dengan koridor hukum," katanya.  Parlemen Catalonia dijadwalkan akan membahas hasil referendum pada tanggal 10 Oktober.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.