Kompas.com - 27/09/2017, 16:22 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

COX'S BAZAR, KOMPAS.com - Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) telah menyusun rencana darurat untuk memberi makan 700.000 pengungsi Rohingya dari Myanmar, di Banglades.

Angka tersebut merupakan prediksi, setelah dalam beberapa pekan terakhir gelombang pengungsi Rohingya telah mencapai angka 480.000 orang.

Seorang pejabat senior dari Program Pangan Dunia (WFP) mengatakan kepada AFP, WTP siap menyediakan bahan makanan secara masif, dan juga bantuan darurat lainnya.

"Semua badan PBB bersama-sama sekarang telah menetapkan rencana untuk 700.000 pengungsi."

Baca: Bantuan Indonesia Sudah di Banglades, Belum Tiba di Pengungsi Rohingya

"Kami masih bisa menangani jika jumlah mencapai 700.000," demikian kata Kepala Deputi WFP di Banglades, Dipayan Bhattacharyya, Rabu (27/9/2017).

Warga Rohingya melarikan diri dari negara bagian Rakhine di timur laut Myanmar. Mereka masuk ke Banglades sejak pelarian yang dimulai pada 25 Agustus.

Saat itu muncul serangan balasan dari militer Myanmar, setelah serangan mematikan militan Rohingya ke pos polisi Myanmar.

Bhattacharyya mengatakan, situasi kelaparan di kamp telah membaik, karena bantuan pangan dari WFP dan lembaga lainnya mulai menjangkau para pengungsi.

Baca: Banglades Minta Myanmar Ambil Kembali Warga Rohingya yang Mengungsi

Halaman:
Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.