Kompas.com - 07/09/2017, 23:10 WIB
EditorPascal S Bin Saju

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Pusat badai Irma lewat di utara Puerto Rico, Rabu (6/9/2017), dan diperkirakan akan melalui perairan dekat Republik Dominika dan Haiti, Kamis (7/9/2017), dan seterusnya menuju Florida, AS.

Angin kencang dan hujan lebat menyertai badai tersebut. Menjelang Kamis (7/9/2017) malam, Pusat Badai Nasional Amerika Serikat (NHC) memperkirakan, badai itu akan mendekati kpulauan Turks dan Caicos, dan bagian selatan kepulauan Bahama.

Irma menewaskan sedikitnya 10 orang di beberapa pulau di gugus kepulauan Karibia dan menghancurkan ribuan rumah di wilayah itu setelah angin bertiup dalam kecepatan 295 km per jam.

NHC menyatakan, Irma akan tetap sebagai badai katagori 4 atau 5 dalam beberapa hari mendatang.

Baca: Karibia Disapu Badai Irma: 10 Orang Tewas, Ribuan Rumah Hancur

Sekitar satu juta orang tanpa listrik di Puerto Rico, dan menurut perusahaan listrik di wilayah protektorat itu, kemungkinan dibutuhkan waktu empat hingga enam bulan untuk memulihkan sepenuhnya.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyatakan situasi darurat di Puerto Rico, yang sedang mengalami kesulitan merawat infrastrukturnya karena krisis keuangan.

 Deklarasi situasi darurat memberi mandat kepada Badan Pengelolaan Darurat (FEMA), untuk melakukan koordinasi upaya bantuan bencana di pulau itu.

Sementara itu, perdana menteri wilayah Antigua dan Barbuda, Gaston Browne, mengatakan, kepada saluran televisi CNN, Barbuda hampir tidak layak dihuni setelah dihantam langsung badai Irma.

Baca: Badai Irma Menghantam, 95 Persen Pulau St Martin di Karibia Hancur

Menurut Browne, 95 persen properti di Barbuda rusak. Irma diperkirakan melanda Florida bagian selatan dan Miami hari Minggu (10/9/2017).

Meskipun ramalan persis mengenai jalur badai adalah mustahil, Gubernur Florida, Rick Scott memberitahu warga agar bersiap-siap sekarang juga dan tidak mengabaikan perintah evakuasi. Menurutnya, Irma kemungkinan akan mengimbas seluruh negara bagian Florida.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.