Kompas.com - 26/07/2017, 11:33 WIB
Ilustrasi puntung rokok Geek.comIlustrasi puntung rokok
EditorErvan Hardoko

MELBOURNE, KOMPAS.com - Puntung-puntung rokok yang berserakan di Melbourne, Australia akan dikapalkan ke Amerika Serikat untuk didaur ulang menjadi perabotan jalanan hingga asbak.

Salah seorang pejabat pemerintah kota Melbourne Cathy Oke mengatakan, pemerintah kota telah bermitra dengan sebuah perusahaan daur ulang untuk melakukan program ini.

"Saat ini proses daur ulang dilakukan di Amerika Serikat karena tidak cukup banyak puntung rokok yang dikumpulkan dengan cara yang benar," kata Oke kepada program Radio ABC.

"Mendaur ulang puntung rokok ini memiliki dampak global yang lebih rendah dibandingkan dengan membakar semuanya atau dibuang ke tempat pembuangan sampah akhir."

Baca: "Ditipu" Warganya, Kota Shengzhou Hentikan Program Pembersihan Puntung Rokok

Dr Oke mengatakan, saat ini para perokok di kota Melbourne membuang sekitar 9 juta puntung ke tempat pembuangan sampah setiap tahun.

Pemkot Melbourne sekarang meminta para perokok mendukung skema daur ulang ini dengan membuang puntung rokok mereka ke 367 tempat pembuangan khusus yang disebut "enviropoles" agar mudah dikumpulkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami meminta para perokok tidak lagi membuang puntung rokok mereka ke tong sampah, dan tentu saja tidak ke lantai," kata Dr Oke.

Dia mengatakan, puntung rokok memiliki bagian yang terbuat dari plastik dan tidak bisa terurai dengan mudah.

"Kami masih melihat ribuan puntung rokok dibuang begitu saja ke tanah setiap minggunya."

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X