Pindahkan Bom, 10.000 Orang Dievakuasi dari 105 Jalan di Polandia

Kompas.com - 10/07/2017, 13:02 WIB
Bom Perang Dunia II yang ditemukan di Dortmund, Jerman dan berhasil dijinakkan beberapa waktu lalu. Sebuah bom PD II lainnya ditemukan di Berlin, ibu kota Jerman, Kamis (24/11/2016). (Foto: Ilustrasi)
ReutersBom Perang Dunia II yang ditemukan di Dortmund, Jerman dan berhasil dijinakkan beberapa waktu lalu. Sebuah bom PD II lainnya ditemukan di Berlin, ibu kota Jerman, Kamis (24/11/2016). (Foto: Ilustrasi)
EditorPascal S Bin Saju

WARSAWA, KOMPAS.com - Otoritas Bialystok di Polandia mengevakuasi sekitar 10.000 orang dari rumah mereka pada Minggu (9/7/201) waktu setempat setelah bom seberat 500 kg dari masa Perang Dunia (PD) II di temukan saat pekerjaan konstruksi.

Warga di sekitar 60 ruas jalan Bialystrok, kota timur laut dekat perbatasan dengan Belarus itu, bersama warga di 45 ruas jalan lain di dua wilyah pinggirannya, harus mengungsi, sebagaimana dilaporkan kantor berita Perancis, AFP.

Baca: Lima Bom PD II Ditemukan di Hannover, 50.000 Orang Dievakuasi

Pengungsian atau evakuasi dilakukan setelah para ahli militer menemukan adanya resiko bom itu bisa meledak ketika pengangkatan lokasi tersebut akan dilakukan dengan menggunakan derek.

Evakuasi juga dilakukan di sepanjang rute yang harus dilalui para tentara untuk membawa bom itu ke sebuah pangkalan militer tempat bom tersebut akan dimusnahkan.

Bom serupa sering ditemukan di lokasi konstruksi di Polandia, khususnya di Warsawa, tempat sekitar 90 persen pusat kota itu hancur akibat bom-bom Jerman sebelum PD II berakhir.

Baca: Ditemukan Bom Perang Dunia II di Bandara Schiphol



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X