Kompas.com - 29/06/2017, 13:53 WIB
Pernyataan polisi Berlin mengatakan, dua petugas wmerayakan pesta ulangtahun mereka. (Foto: Ilustrasi)
 AFPPernyataan polisi Berlin mengatakan, dua petugas wmerayakan pesta ulangtahun mereka. (Foto: Ilustrasi)
EditorPascal S Bin Saju

HAMBURG, KOMPAS.com - Sekitar 220 polisi Berllin dibebaskan dari tugas pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 di Hamburg, Jerman, setelah mereka dilaporkan terlibat pesta seks secara terbuka, kencing bareng, dan berkelahi.

Departemen polisi Berlin membenarkan kasus tersebut. Dikatakan, mereka adalah “manusia biasa” untuk menanggapi pembebasan dari tugas mengamankan jalannya pertemuan puncak G-20, pekan depan, setelah diketahui mereka terlibat pesta seks.

Mereka diusir oleh otoritas Hamburg dan tidak diizinkan lagi untuk ditempatkan sebagai anggota pasukan pengawal dan keamanan KTT G-20, yang akan dijadualkan akan berlangsung pada 7-8 Juli di Hamburg.

Baca: Indonesia bersama G20 Berkomitmen Dorong Pertumbuhan

Situs berita The Guardian, Kamis (29/6/2017), melaporkan, ratusan polisi Berlin itu terlibat sebuah pesta liar yang antara lain melakukan seks di depan umum, berkelahi, kencing berkelompok, dan seorang perempuan polisi menari telanjang dengan menenteng senjata.

“Ya, kami berpesta,” demikian polisi Berlin mengumumkan dalam sebuah pernyataan di media sosial Facebook, Rabu (28/6/2017).

“Mereka minum, berdansa, buang air kecil dan, ya, sepertinya juga melakukan hubungan seks....,” kata pernyataan polisi Berlin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Juga dikatakan, dua perwira polisi Berlin ketika itu sedang merayakan ulang tahunnya.  Tidak disebutkan kapan persisnya hal itu dilakukan. Rekan-rekannya memutuskan untuk mengadakan pesta.

Baca: Polisi Jerman Gerebek Organisasi yang Akan Serang Pengungsi

Polisi Berlin menambahkan, “di balik balutan seragam, kami juga manusia biasa” – pria  dan wanita muda yang membawa tanggung jawab berat saat bertugas dan biasanya "sangat profesional".

Departemen polisi Berlin juga menambahkan, sebuah permintaan maaf postscript kepada rekan-rekannya di negara bagian barat North Rhine-Westphalia, yang berbagi tempat tinggal dengan para polisi Berlin, mengatakan, mereka tak terlibat dalam pesta hingga pagi tersebut.

KTT G-20 di Hamburg akan dihadiri antara lain, Perdana Menteri Inggris Theresa May, Kanselir Jerman Angela Merkel, Presiden AS Donald Trump, dan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.