Kompas.com - 10/05/2017, 09:08 WIB
ilustrasi - Gambar menunjukkan ledakan di gudang penyimpanan petasan dan kembang api di San Pablito, Tultepec, Mexico, 20 Desember 2016.   AP PHOTOilustrasi - Gambar menunjukkan ledakan di gudang penyimpanan petasan dan kembang api di San Pablito, Tultepec, Mexico, 20 Desember 2016.
EditorPascal S Bin Saju

PUEBLA, KOMPAS.com – Empat belas orang, termasuk tiga anak-anak, di sebuah desa miskin di Meksiko tewas akibat ledakan di sebuah gudang kembang api setempat.

Laporan kantor berita Agence France-Presse, Rabu (10/5/2017), menyebutkan, ledakan tersebut terjadi pada Senin (8/5/2017) malam di San Isidro, desa pertanian terpencil yang dihuni sekitar 40 kepala keluarga di negara bagian Puebla, Mesiko tengah, kata pemerintah setempat.

Insiden tersebut terjadi lima bulan setelah tragedi serupa menewaskan 42 orang di pasar kembang api dekat Mexico City, ibu kota Meksiko. Ledakan kembang api sering terjadi di negara itu.

Baca: Ledakan Besar di Pasar Kembang Api, 60-an Orang Terluka

Ledakan kembang api terbaru terjadi pada peringatan Santo Isidorus, orang suci Katolik, yang dikenang sebagai pelindung para petani, yang juga dijadikan pelindung desa San Isidro.

Hari kematian Santo Isidorus diperinati setiap 15 Mei. Sama seperti terhadap para orang kudus lainnya, warga bersiap diri untuk merayakannya dengan menyalakan kembang api.

Salah satu kembang api “jatuh di sebuah rumah di mana tersimpan bahan piroteknik untuk digunakan pada hari perayaan tersebut. Akibatnya, sebuah ledakan yang menyebabkan atap rumah roboh," kata pemerintah negara bagian Puebla dalam sebuah pernyataan, Selasa (9/5/2017).

Pejabat mengatakan, 11 orang di antara yang  tewas adalah anak-anak berusia 4 hingga 15 tahun.

Baca: Melempar Kembang Api Dihukum 16 Bulan

Sembilan orang tewas di tempat kejadian ledakan, dan lima orang lagi meninggal di setelah sempat dibawah ke rumah sakit.

Ledakan itu juga menyebabkan 22 orang lain terluka, termasuk tiga anak-anak yang berada dalam kondisi luka parah, kata seorang pejabat gubernur wilayah itu, Javier Lozano.

"Ini adalah sebuah tragedi. Kebanyakan mereka tewas akibat tertimpa gedung roboh akibat ledakan kembang api,” kara Lozano.

Presiden Enrique Pena Nieto menyampaikan turut berdua melalui pesannya yang disampaikannya melalui akun Twitter miliknya.

Baca: Ledakan Gudang Petasan dan Kembang Api, 12 Orang Tewas

Industri kembang api menghasilkan pendapatan hampir 10 juta dollar per bulan di Meksiko, kata pihak berwenang.

Pejabat pemerintah Puebla, Diodoro Carrasco, menegaskan bahwa industri tersebut "telah dikelola dengan baik," katanya dalam komentar ke saluran televisi Milenio.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X