Kompas.com - 03/05/2017, 18:45 WIB
Rudal balistik Minuteman3 tak bersenjata AS ditembakkan dari California. Setelah melesat sejauh 2.400 mil,  rudal tersebut jatuh dekat dekat pulau karang Kwajalein, Kepulauan Marshall, di Samudera Pasifik.
Associated PressRudal balistik Minuteman3 tak bersenjata AS ditembakkan dari California. Setelah melesat sejauh 2.400 mil, rudal tersebut jatuh dekat dekat pulau karang Kwajalein, Kepulauan Marshall, di Samudera Pasifik.
EditorPascal S Bin Saju

WASHINGTON DC, KOMPAS.com – Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) melakukan penembakan uji coba satu rudal balistik antarbenua (ICBM) dari California, Rabu (3/5/3027) pagi.

Juru bicara Komando Serangan Global USAF, Joe Thomas, dari California, mengatakan, uji coba itu adalah kegiatan rutin dan tidak bermaksud sebagai unjuk kekuatan, seperti dilaporkan kantor berita Agence France-Presse.

Penembakan ICBM itu dilakukan di tengah ketegangan dengan negara komunis Korea Utara (Korut), yang berambisi meneruskan program nuklir dan rudal balistiknya.

Baca: Korut Klaim Sukses Uji Coba Mesin Misil Balistik Antarbenua

Rudal Minuteman III itu melesat dari pangkalan USAF Vandenberg pada pukul 07.02 waktu setempat, kata pihak Komando dalam pernyataannya.

Rudal terbang sejauh 4.200 mil atau 6.700 km, lalu jatuh di dekat pulau karang Kwajalein, Kepulauan Marshall, Samudera Pasifik, dan merupakan lokasi uji coba rudal balistik militer AS.

Minuteman III, yang mampu membawa hulu ledak nuklir, diuji seperti ini sekitar empat kali dalam setahun, kata Linda Frost, yang juga juru bicara Komando Serangan Global USAF.

Baca: Rudal Balistik Antarbenua Rusia Siap Tahun 2018

"Uji coba ini menguji keakuratan dan keandalan sistem persenjataan ICBM, menyediakan data berharga untuk memastikan senjata penangkal nuklir yang selamat, aman, dan efektif," katanya.

"Program peluncuran ICBM menunjukkan kemampuan operasional Minuteman III dan memastikan kemampuan AS untuk mempertahankan senjata penangkal nuklir yang kuat dan andal sebagai elemen kunci keamanan nasional, keamanan sekutu, dan mitra AS," tambahnya.

Namun, dalam pengujian ini, ICBM tak dilengkapi dengan senjata apapun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.