Kompas.com - 11/04/2017, 14:30 WIB
Anggota Palang Merah dan Polisi melakukan penyelamatan dalam insiden runtuhnya proyek gedung parkir di Mexico City, Senin (10/4/2017). REUTERS/Henry RomeroAnggota Palang Merah dan Polisi melakukan penyelamatan dalam insiden runtuhnya proyek gedung parkir di Mexico City, Senin (10/4/2017).
EditorGlori K. Wadrianto

MEXICO CITY, KOMPAS.com - Sebuah proyek konstruksi yang sedang berjalan di Mexico City, Meksiko, Senin (10/4/2017) waktu setempat, runtuh.

Insiden ini mengakibatkan sejumlah pekerja terjebak di bawah reruntuhan puing bangunan.

Setidaknya ada enam pekerja yang tewas dan sembilan lainnya mengalami luka-luka.

Informasi ini diungkapkan otoritas setempat yang dikutip kantor berita Associated Press.

Kepala Dinas Perlindungan Sipil Fausto Lugo mengatakan tim penyelamat menggunakan anjing pelacak dan alat-alat khusus untuk mendeteksi keberadaan korban yang terperangkap.

"Tapi mereka pun harus melakukan itu dengan sangat hati-hati agar risiko lebih buruk tak terjadi pada para petugas dan juga korban di bawah puing," kata Lugo.

Kecelakaan ini terjadi di proyek lahan parkir bertingkat dari sebuah pusat perbelanjaan di Distrik Olivar de Los Padres.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Laporan awal mengindikasikan runtuhnya bangunan terjadi saat balok beton yang diangkat derek menghantam kolom penyangga. 

Hal itu tertuang dalam sebuah pernyataan dari otoritas pemerintahan di kota itu.

Sebuah investigasi pun dibuka untuk mengungkap penyebab pasti dari runtuhnya bangunan tersebut.

Diharapkan, penyelidikan ini pun mampu membuka apakah proyek tersebut mengantongi ijin pendirian bangunan. Demikian ungkap Jaksa Gustavo Omar Jimenez.

Kini, sembilan korban luka telah dilarikan ke rumah sakit. Lugo baru menambah keterangan mengenai jumlah korban jiwa menjadi enam orang pada Senin malam. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.