Kompas.com - 18/03/2017, 07:53 WIB
Mantan anggota Korps Marinir AS, Erika Butner (kanan) didampingi pengacaranya, melaporkan kasus foto telanjang dirinya telah diunggah ke situs media sosial Facebook tanpa izin. Associated PressMantan anggota Korps Marinir AS, Erika Butner (kanan) didampingi pengacaranya, melaporkan kasus foto telanjang dirinya telah diunggah ke situs media sosial Facebook tanpa izin.
EditorPascal S Bin Saju

WASHINGTON DC, KOMPAS.com – Sebanyak 20 perempuan anggota Korps Marinir Amerika Serikat melaporkan bahwa foto-foto telanjang mereka telah dipasang di akun Facebook tanpa izin mereka.

Foto-foto bugil mereka diunggah ke Facebook oleh anggota Korps Marinis AS lainnya, baik yang masih aktif maupun mantan atau pensiunan, dan umumnya pria.  

Curtis Evans, Kepala Divisi Penyelidikan Kriminal Angkatan Laut (NCIS) menyampaikan hal itu kepada wartawan, Jumat (17/3/2017), seperti dilaporkan Associated Press.

Evans menambahkan, jumlah pelapor mungkin bisa meningkat dua kali dari sebelumnya, yang hanya 10 pelapor.

Para perempuan pensiunan atau mantan marinir dan yang masih aktif mengatakan, foto-foto mereka dan beberapa rekannya telah dibagikan ke media sosial tanpa persetujuan mereka.

Korps Marinir AS belakangan ini diguncang oleh skandal yang melibatkan kelompok yang bernama “Marines United”, pengunggah foto-foto bugil para perempuan anggota marinir tersebut.

Pemasangan foto-foto bugil tersebut juga diserta dengan beragam komentar yang tak senono, merendahkan, dan antiperempuan.

NCIS telah memulai penyelidikan tentang hal itu, dan sejumlah anggota DPR senior telah mengutuk pelecehan terhadap perempuan itu.

Evans mengatakan pada wartawan, ia memperkirakan jumlah perempuan yang mengadu kepada polisi militer akan terus bertambah.

NCIS akan memperluas penyelidikan dengan memeriksa kelompok-kelompok dan situs-situs internet yang melakukan hal itu selain “Marines United”.

Para pejabat mengatakan bahwa awal pekan ini setidaknya 17 situs baru yang sedang diperiksa dan bahwa sebanyak 30.000 gambar tersebar dalam katalog situs tersebut. Namun, banyak juga gambar duplikat.

Mayoritas foto, kata para pejabat, adalah foto narsis atau swafoto. Tidak tampak bahwa foto itu diambil secara diam-diam oleh orang lain. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.