Rusia Cari Kosmonot Baru untuk Misi Pendaratan di Bulan

Kompas.com - 14/03/2017, 22:48 WIB
Ilustrasi bulan purnama. ThinkstockphotosIlustrasi bulan purnama.
EditorErvan Hardoko

MOSKWA, KOMPAS.com - Badan antariksa Rusia, Selasa (14/3/2017), mengumumkan proses rekrutmen untuk mencari kosmonot muda yang akan diproyeksikan menjadi orang Rusia pertama yang mendarat di Bulan.

Dalam rekrutmen pertama dalam lima tahun terakhir ini, Roscosmos mengatakan sedang mencari 6-8 kosmonot yang akan mengoperasikan sebuah wahana luar angkasa generasi baru yang kini tengah dikembangkan.

Rusia kini tengah berupaya mengulang kejayaan Uni Soviet dalam teknologi angkasa luar dan telah mengumumkan rencana untuk mendaratkan manusia di Bulan pada 2031.

"Tak akan ada diskriminasi berdasarkan gender atau warna kulit dalam proses ini," kata direktur eksekutif misi angkasa luar berawak, Sergei Krikalyov dalam sebuah jumpa pers.


Sementara itu, wakil direktur Roscosmos Alexander Ivanov, seperti dikutip kantor berita RIA Novosti, pihaknya menerima surat lamaran hingga empat bulan mendatang.

Ivanov menambahkan, para rekrutan baru ini nantinya akan mengoperasikan wahana luar angkasa berawak generasi baru Federatsiya dan melanjutkan program pendaratan manusia di Bulan.

Wahana luar angkasa Federatsiya dirancang mampu terbang ke Bulan dengan membawa empat orang kosmonot. Uji coba pertama akan dilakukan pada 2023 dari kosmodrom Vostochny di Rusia timur jauh.

Kriteria untuk calon kosmonot ini adalah usia maksimal 35 tahun, tinggi badan antara 150-190 centimeter, dan berat badan maksimal 90 kilogram.

Pengetahuan teknologi informasi dan kemampuan berbahasa asing juga menjadi syarat termasuk memiliki gelar sarjana teknik, pernah menjalani pelatihan pilot, dan berpengalaman dalam industri penerbangan atau angkasa luar.

Kondisi kesehatan para calon kosmonot ini juga harus prima sehingga mereka harus menjalani tes ski cross-country sejauh lima kilometer.

Selain itu mereka juga harus melalui sederet tes fisik dan psikologi, serta khusus untuk calon kosmonot perempuan harus menjalani tes kesehatan kandungan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Internasional
Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Internasional
Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Internasional
Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Internasional
Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Internasional
Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Internasional
Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Internasional
Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Internasional
Baku Tembak 'Panas' Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Baku Tembak "Panas" Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Internasional
Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

Internasional
Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Internasional
Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Internasional
Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X