Perahu Terbalik, 2 Pria Australia Berenang di Sungai yang Penuh Buaya - Kompas.com

Perahu Terbalik, 2 Pria Australia Berenang di Sungai yang Penuh Buaya

Kompas.com - 20/02/2017, 13:00 WIB
ABC Australia Buaya Air Asin.

DARWIN, KOMPAS.com - Tiga orang pria di Taman Nasional Kakadu di Arnhem Land, Northern Teritory sangat beruntung karena keluar dari Sungai South Alligator River dengan selamat.

Sebelumnya, perahu yang ditumpangi ketiga orang itu terbalik di sungai yang dipenuhi buaya itu. Akibatnya dua orang dari mereka terpaksa berenang ke tepian.

Kepolisian Northern Territory mengatakan, mereka masih menyelidiki insiden yangterjadi pada Sabtu (18/2/2017) sekitar pukul 17.00 waktu setempat.

Ombak dari sebuah kapal yang melintas dengan kecepatan tinggi diyakini telah membuat perahu aluminium sepanjang empat meter yang dinaiki ketiga pria itu tenggelam.


Perahu tersebut terbalik dan tenggelam sekitar 3 kilometer dari tempat perahu itu ditambatkan.

"Laporan menyebutkan sejumlah warga menemukan sebuah perahu aluminium sepanjang empat meter berada di dalam air tapi tidak ada orang di sekitar daerah tersebut," kata seorang petugas polisi, Louise Jorgensen.

"Ada banyak puing-puing berserakan di sekitar kapal itu dan hanya bagian ujung dari perahu tersebut yang mencuat ke permukaan,” tambah Louise.

Begitu otoritas setempat tiba di lokasi kejadian mereka mendapat informasi seorang penumpang perahu, seorang pria berusia 26 tahun,  ditemukan oleh seorang nelayan, tetapi dua orang temannya masih hilang.

"Ketika polisi tengah melakukan pencarian terjadi badai sehingga jarak pandang sangat minim dan menghentikan semua upaya yang sedang dilakukan,” kata Jorgensen.

Namun pada akhirnya, kedua orang pria yang hilang itu muncul di tempat penambatan kapal. Keduanya menantang maut dengan merenangi sungai yang dihuni banyak buaya air asin.

"Kedua pria ini ternyata berenang hingga ke tepi sungai, lalu mereka berjalan menyusuri tepian sungai South Alligator River, dan kembali berenang menyeberangi sungai kemudian berjalan menembus rawa berlumpur sedalam pinggang," ujar Louise

"Mereka akhirnya tiba di jalan raya, yang jaraknya sekitar tiga kilometer dan dari sana mereka mendapat tumpangan ke tempat penambatan kapal di sungai," tambah Louise.

Ketiga pria tersebut sudah diperiksa kondisinya di klinik kesehatan setempat dan dipastikan tidak mengalami cedera.

 


EditorErvan Hardoko

Terkini Lainnya

Kinerja Diawasi Masyarakat, Polri Diyakini Netral dalam Pemilu 2019

Kinerja Diawasi Masyarakat, Polri Diyakini Netral dalam Pemilu 2019

Nasional
Mahfud MD Minta Masyarakat Kritis Cermati Debat Capres

Mahfud MD Minta Masyarakat Kritis Cermati Debat Capres

Regional
Kisah Istri TKI Asal Siantar Saat Bertemu Suaminya di Penjara Malaysia

Kisah Istri TKI Asal Siantar Saat Bertemu Suaminya di Penjara Malaysia

Regional
Penangkapan Aris Idol Berawal dari Temuan 300 Butir Ekstasi

Penangkapan Aris Idol Berawal dari Temuan 300 Butir Ekstasi

Megapolitan
Jelang Pemilu, Sudin Dukcapil Jakarta Timur Lakukan Perekaman e-KTP ke Sejumlah Sekolah

Jelang Pemilu, Sudin Dukcapil Jakarta Timur Lakukan Perekaman e-KTP ke Sejumlah Sekolah

Megapolitan
Bertingkah Laku Buruk, Keluarga Turis Inggris Dideportasi dari Selandia Baru

Bertingkah Laku Buruk, Keluarga Turis Inggris Dideportasi dari Selandia Baru

Internasional
Kasus Penguasaan Lahan, Hercules dan Anggotanya Jalani Sidang Dakwaan

Kasus Penguasaan Lahan, Hercules dan Anggotanya Jalani Sidang Dakwaan

Megapolitan
Sebar Hoaks yang Meresahkan, Pemuda Ini Dibekuk Polda Gorontalo

Sebar Hoaks yang Meresahkan, Pemuda Ini Dibekuk Polda Gorontalo

Regional
Kuasa Hukum Plt Kepala BPPKAD Gresik Sebut Uang Potongan Insentif oleh Kliennya untuk Biaya Kegiatan

Kuasa Hukum Plt Kepala BPPKAD Gresik Sebut Uang Potongan Insentif oleh Kliennya untuk Biaya Kegiatan

Regional
Polisi Tangkap Aris Indonesian Idol Terkait Kasus Narkoba

Polisi Tangkap Aris Indonesian Idol Terkait Kasus Narkoba

Megapolitan
Dapat Adipura Kategori Pasar, Ini Tanggapan Wali Kota Jakarta Selatan

Dapat Adipura Kategori Pasar, Ini Tanggapan Wali Kota Jakarta Selatan

Megapolitan
Datangi KPK, Menteri Kesehatan Bahas Kajian Tata Kelola Alat Kesehatan

Datangi KPK, Menteri Kesehatan Bahas Kajian Tata Kelola Alat Kesehatan

Nasional
Saat Uni Soviet Mengorbankan Anjing untuk Mengalahkan Tank Jerman

Saat Uni Soviet Mengorbankan Anjing untuk Mengalahkan Tank Jerman

Internasional
Komnas HAM: Presiden Terpilih Bertanggung Jawab Selesaikan Kasus Pelanggaran HAM Berat

Komnas HAM: Presiden Terpilih Bertanggung Jawab Selesaikan Kasus Pelanggaran HAM Berat

Nasional
Muhibah Pinisi Bakti Nusa, Menautkan Kepulauan Nusantara

Muhibah Pinisi Bakti Nusa, Menautkan Kepulauan Nusantara

Regional

Close Ads X