Pesawat Kargo Jatuh di Permukiman Saat Mau Mendarat dalam Kabut Tebal

Kompas.com - 16/01/2017, 11:59 WIB
Regu penyelamat bekerja menyelamatkan korban dalam kecelakaan pesawat kargo di kampung Dacha-Suu, pinggiran Kota Bishkek, 16 Januari 2017. Vyacheslav OSELEDKO / AFPRegu penyelamat bekerja menyelamatkan korban dalam kecelakaan pesawat kargo di kampung Dacha-Suu, pinggiran Kota Bishkek, 16 Januari 2017.
EditorGlori K. Wadrianto

BISHKEK, KOMPAS.com — Pesawat Boeing 747 yang jatuh di bandara Kota Bishkek, Kirgistan, sebelum kecelakaan berupaya mendarat dalam kondisi kabut tebal.

Bandara yang dituju adalah Bandara Manas. Namun, pesawat justru menghantam permukiman warga di sekitar bandara.

Baca: Pesawat Kargo Turki Jatuh Timpa Permukiman di Bishkek, 20 Orang Tewas

Otoritas setempat menyatakan, jumlah korban tewas kini telah bertambah menjadi 32 orang.


Sebagian besar korban tewas adalah warga di perkampungan Dacha-Suu tempat pesawat jatuh.

Pesawat milik Turkish Airlines itu terbang dari Hongkong menuju Istanbul, dan transit di Bishkek. Bishkek adalah ibu kota Kirgistan.

Updated: Bukan Pesawat Milik Turkish Airlines

Seperti diberitakan AFP, kecelakaan terjadi pada sekitar pukul 07.20 waktu setempat atau 09.30 WIB, Senin (16/1/2017).

Demikian penjelasan dari juru bicara Kementerian Layanan Darurat Kirgistan.  

Empat orang pilot dalam pesawat itu pun dilaporankan tewas, demikian penjelasan juru bicara tersebut. 

Sebelumnya diberitakan, otoritas Kirgistan menyebutkan, setidaknya ada 20 orang tewas dalam kecelakaan ini.

Staf medis setempat juga menyebutkan ada enam anak-anak di antara para korban tersebut.

Dari reruntuhan pesawat, regu penyelamat menemukan jasad pilot dan jasad para warga setempatnya, yang rumahnya terhantam pesawat.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Internasional
14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Internasional
Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Internasional
40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Internasional
Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Internasional
Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Internasional
Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan 'Abang Tukang Bakso' untuk Jokowi

[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan "Abang Tukang Bakso" untuk Jokowi

Internasional
Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Internasional
Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Internasional
22 Hari 'Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

22 Hari "Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

Internasional
WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X