Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Presiden Hollande, Sting, dan Warga Perancis Kenang 1 Tahun Aksi Teror di Paris

Kompas.com - 13/11/2016, 13:09 WIB

PARIS, KOMPAS.com - Dalam upacara yang masih diselimuti duka, warga Perancis mengingat kengerian yang terjadi satu tahun yang lalu, ketika teroris menyerang bar, dan restoran di Paris, hingga 130 orang terbunuh di Paris.

Presiden Perancis Francois Hollande memimpin acara peringatan ini dengan mengunjungi ke tujuh tempat serangan satu per satu, pada Minggu (13/11/2016).

Teror yang terjadi pada Jumat malam, selain menewaskan 130 orang juga melukai ratusan warga lainnya.

Di Katedral Notre Dame pun di gelar ibadah pagi.

Pada 13 November 2015, tiga kelompok teroris menyerang warga yang berada di stadion nasional Perancis, lima bar dan restoran di wilayah timur Paris, juga gedung konser Bataclan.

Kelompok teroris Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) mengaku bertanggung jawab dalam serangan itu.

Selain mereka yang tewas, sembilan orang yang dirawat di rumah sakit akibat serangan tersebut, kini lumpuh atau mengalami cacat permanen. 

Pemerintah setempat menyebut, hingga hari ini masih ada 600 warga yang masih menerima terapi psikologis untuk pulih dari trauma akibat serangan ini.

Sting

Acara peringatan ini ditanda dengan tampilnya legenda musik Inggris Sting, pada Sabtu malam yang di gedung konser Bataclan, yang menjadi salah satu lokasi penyerangan.

Sting tampil di hadapan penonton, termasuk para keluarga korban. 

Perubahan tampilan di arena pertunjukkan ini terasa dengan jelas. Terpasang barikade polisi berjarak beberapa ratus meter dari gedung konser. 

Belum lagi ada pemeriksaan terhadap para pengunjung. Pemeriksaan dilakukan oleh aparat kepolisian bersenjata lengkap.

Demikian diungkapkan para saksi yang beruntung mendapatkan tiket pertunjukkan itu, seperti dikutip AP.

Sting, yang mengenakan kaus dan menyandang gitarnya, mengajak para penonton untuk melakukan hening cipta selama satu menit, sebelum konser dimulai.

"Kita telah mendapatkan dua hal penting yang harus dilakukan malam ini," kata Sting.

"Pertama, mengngat dan memberi penghormatan kepada mereka yang menjadi korban dalam serangan satu tahun lalu, dan kedua, merayakan kehidupan dan musik di tempat ini, Kita harus tetap mengenang mereka," ungkap Sting.

Sesaat kemudian, Sting memulai penampilannya, dia membawakan sejumlah lagu hits, termasuk "Fragile" dan "Message in a Bottle."

Elodie Suigo, warga yang kehilangan enam temannya dalam serangan ini, mengaku malam setahun yang lalu, menjadi malam yang sangat berat dalam hidupnya.

Kendati demikian, perempuan ini mengaku tetap mencintai musik.

"Sungguh sulit berjalan melintasi pintu gedung itu tadi, tapi saya rasa saya bukan satu-satunya orang yang merasa demikian," kata Suigo.

"Saya tak dapat menyebut ini sebagai momen yang ajaib, bahwa semua dalam hidup kita berubah. Tapi, Sting adalah artis yang luar biasa," kata dia.

Sting yang kini telah berusia 65  tahun bukanlah orang asing di Bataclan.

Dia bermain musik selama tiga dekade daan di tahun 1979, dia adalah vokalis utama band legendaris the Police.

Sting mengatakan, hasil dari konser ini akan disalurkan dalam dua kegiatan amal yang bakal menjangkau tak kurang dari 1.700 orang, terutama mereka para korban serangan teror setahun lalu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com