Kompas.com - 25/10/2016, 14:44 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

SYDNEY, KOMPAS.com - Empat pengunjung taman wisata Dreamworld di Gold Coast, Australia, tewas dalam kecelakaan salah satu wahana permainan di tempat itu, Selasa (25/10/2016).

"Dikonfirmasi, empat orang tewas dalam kecelakaan ini," demikian pernyataan Kapolisian Queensland, yang dilansir AFP. 

Taman Wisata Dreamworld memiliki lebih dari 40 wahana dan atraksi. 

Salah satunya adalah wahana rakit (arung jeram) Thunder River Rapids. Di wahana ini tersedia bulat dengan tempat duduk melingkar berkapasitas enam orang.

Rakit itu meluncur di atas air, seolah melintasi jeram dengan bantuan lintasan berputar (conveyor belt).

Buletin The Gold Coast menyebut, para korban adalah mereka yang sedang menikmati permainan Thunder River Rapids.

"Dreamworld bekerja secepat mungkin untuk mengumpulkan fakta atas kecelakaan yang terjadi," demikian ungkap pihak pengelola.

"Kami bekerja sama dengan petugas gawat darurat dan aparat kepolisian untuk mengungkap insiden ini."

Dreamworld mengaku menaruh perhatian utama bagi keluarga pada korban dari kecelakaan ini.

"Kami akan secepatnya memberi kabar terbaru begitu ada perkembangan terkait kejadian ini."

Seorang saksi mata yang hendak mencoba wahana itu menyebut, semua orang berteriak ketika melihat rakit yang sedang bergulir kencang tiba-tiba terbalik.

"Kami melihat ada seorang anak perempuan kecil, dan seorang perempuan yang kami yakin ibunya, karena mereka hanya hanya bertiga bersama seorang bayi di rakit itu," ungkap saksi bernama Lia Capes kepada the Australian Broadcasting Corporation.

"Saya sempat berbicara kepada salah satu orang, dan dia menyebut, yang terbalik adalah rakit yang ada di depannya. Seluruh badan rakit terbaik dan semua orang menjerit," kata dia lagi.

Saksi lain menyebutkan, "Asik perempuan dan sepupu saya ada di dalam jalur itu, mereka sangat terpukul, ada seorang wanita yang tergantung di kaki, terlempar dari rakit itu."

Wali Kota Gold Coast Tom Tate menyebut kecelakaan ini sebagai sebuah peristiwa yang sangat menyedihkan.

"Hati dan perasaan kami berada bersama keluarga para korban. Kini petugas gawat darurat masih bekerja, sungguh hari yang menyedihkan untuk semua," kata Tate melalui akun Facebook-nya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.