Pengesahan UNESCO soal Yerusalem Merupakan Pesan untuk AS dan Israel

Kompas.com - 14/10/2016, 11:25 WIB
EditorPascal S Bin Saju

RAMALLAH, KOMPAS - Pengesahan Organisasi Pendidikan, Sains, dan Kebudayaan PBB (UNESCO) mengenai Yerusalem adalah pesan jelas kepada Amerika dan Israel, kata seorang pejabat senior Palestina, Kamis (13/10/2016).

Nabil Abu Rdeinah, juru bicara Presiden Palestina, mengatakan di dalam satu pernyataan resmi bahwa keputusan internasional yang menentang pendudukan Israel dan kebijakannya adalah pesan kuat bagi Israel.

Kebijakan itu "adalah pesan jelas bahwa masyarakat internasional tidak menerima dilindunginya pendudukan dan diciptakannya status kekacauan serta ketidak-stabilan," katanya.

Abu Rdeinah mendesak AS agar mengkaji kebijakan kelirunya yang mendorong Israel mempertahankan pendudukannya atas wilayah Palestina.

Ia juga mengatakan upaya itu "adalah pesan jelas kepada Israel bahwa negara tersebut harus mengakhiri pendudukannya”.

Israel harus mengakui Negara Palestina dengan Yerusalem Timur, termasuk tempat suci Islam dan tempat Kristen, sebagai ibu kotanya.

"Israel harus mengakhiri kebijakannya terhadap rakyat Palestina, yang hanya memberi sumbangan bagi suasana negatif ketidak-stabilan dan kebijakan ini tentu saja ditolak oleh masyarakat internasional," kata Abu Rdeinah.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada Kamis (13/10/2016) pagi, UNESCO mengesahkan upaya gabungan Palestina-Arab yang menolak setiap kaitan atau hubungan antara rakyat Yahudi dan tempat-tempat suci serta lokasi di Yerusalem, kata Radio Public Israel.

Sementara Presiden Mahmoud Abbas menyambut baik resolusi tersebut dan mengatakan di dalam siaran persnya,  "Itu adalah kemenangan penting buat rakyat Palestina dan mereka yang terus melindungi Masjid Al Aqsha."

Rakyat Palestina ingin Yerusalem Timur, yang diduduki oleh Israel pada 1967, menjadi ibu kota Palestina. Sedangkan Israel berkeras Yerusalem yang bersatu adalah "ibu kota abadi Israel".



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X