Al Nusra dan Al Qaeda "Bercerai", Ini Reaksi Gedung Putih

Kompas.com - 29/07/2016, 08:27 WIB
Pasukan Front al-Nusra, sayap Al Qaeda di Suriah Getty Images/AFP/OH KadourPasukan Front al-Nusra, sayap Al Qaeda di Suriah
EditorGlori K. Wadrianto

WASHINGTON, KOMPAS.com - Pemerintah Amerika Serikat menyatakan, sekalipun front Al Nusra di Suriah tetap menjadi ancaman, sekalipun telah menyatakan lepas dari kelompok teroris Al Qaeda.

"Para pemimpin front Al-Nusra diyakini tetap merancang serangan-serangan untuk melawan dunia barat," ungkap Jurubicara Gedung Putih Josh Earnest, seperti dilansir AFP, Kamis (28/7/2016).

Sebelumnya, Al-Nusra mengumumkan "perceraian" mereka dengan Al Qaeda dalam sebuah video yang disebarluaskan jaringan televisi Al-Jazeera.

Di dalam video itu terlihat pemimpin Al Nusra Abu Mohamad al-Jolani, untuk pertama kalinya.

Terkait pemisahan ini, Jolani mengatakan, Al-Nusra pun berubah nama menjadi Jabhat Fateh al-Sham (Front Penakluk Suriah).

Selanjutnya, kelompok ini mengaku akan Bersatu dengan kelompok pejuang utama di Suriah, yang oleh pihak penguasa disebut sebagai pemberontak.

"Tapi kami tak melihat alasan apapun yang menunjukkan bahwa aksi dan tujuan mereka akan berubah dari apa yang selama ini mereka lakukan," ungkap Jurubicara Departemen Luar Negeri AS John Kirby.

"Kami tetap menganggap mereka sebagai bagian dari kelompok teroris internasional," kata Kirby lagi.

"Kami menilai sebuah kelompok berdasarkan apa yang mereka lakukan, bukan atas apa yang mereka akui," sambung dia. 

Kelompok teroris Al Qaeda yang didirikan oleh Osama bin Laden menerima Al-Nusra sebagai bagian dari mereka pada 2013.  

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Trump Umumkan Rencana Perdamaian Israel dan Palestina, Apa Respons Dunia?

Trump Umumkan Rencana Perdamaian Israel dan Palestina, Apa Respons Dunia?

Internasional
Tangkal Virus Corona, Singapura Terbitkan Kebijakan Baru

Tangkal Virus Corona, Singapura Terbitkan Kebijakan Baru

Internasional
50 Tentara AS Terluka akibat Serangan Rudal Iran

50 Tentara AS Terluka akibat Serangan Rudal Iran

Internasional
Trump Umumkan Rencana Perdamaian Palestina dan Israel, Apa Isinya?

Trump Umumkan Rencana Perdamaian Palestina dan Israel, Apa Isinya?

Internasional
China Umumkan Kasus Kematian Baru, Korban Meninggal Virus Corona Capai 132 Orang

China Umumkan Kasus Kematian Baru, Korban Meninggal Virus Corona Capai 132 Orang

Internasional
AS Umumkan Kembangkan Vaksin untuk Lawan Wabah Virus Corona

AS Umumkan Kembangkan Vaksin untuk Lawan Wabah Virus Corona

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Asal Virus Corona Terungkap | 16 Negara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

[POPULER INTERNASIONAL] Asal Virus Corona Terungkap | 16 Negara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Internasional
Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Internasional
Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Internasional
'Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas'

"Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas"

Internasional
Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Internasional
Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Internasional
China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

Internasional
Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X