Asyik Main Pokemon Go Sambil "Nyetir", Mobil Pria Ini Menabrak Pohon

Kompas.com - 15/07/2016, 12:16 WIB
EditorErvan Hardoko

NEW YORK, KOMPAS.com - Permainan Pokemon Go, sejak dirilis membuat banyak pengguna smartphone tak bisa mengalihkan mata mereka dari layar telepon.

Namun, seorang warga negara bagian New York mendapatkan pelajaran berharga bahwa bukanlah ide yang bagus mencari pokemon sambil mengemudi.

Kepolisian Auburn, pada Selasa (13/7/2016), merespon sebuah laporan tentang kecelakaan lalu lintas pada pukul 22.44 waktu setempat.

Laporan itu menyebut seorang pria mengalami kecelakaan tunggal setelah mobilnya menabrak sebatang pohon.

Kepada polisi, pengemudi mobil ini mengaku, bahwa konsentrasinya terganggu dengan permainan terbaru itu.

Sebelumnya laporan soal tabrakan ini langsung viral di dunia maya, tetapi kemudian diketahui kabar itu adalah sebuah kabar palsu yang disebar sebuah situs berita palsu Cartelpress.

Namun, Kepala Kepolisian Auburn Shawn Butler memastikan kepada harian The Independent, kecelakaan kali ini sungguh terjadi.

"Berdasarkan investigasi di lapangan dan informasi yang diperoleh, sang pengemudi mengaku dia terlalu terpaku pada permainan itu (Pokemon Go)," ujar Butler.

Butler menambahkan, karena investigsi masih berlangsung maka kepolisian tidak dapat memberikan identitas si pengemudi.

Meski menabrak sebatang pohon besar, ujar Butler, si pengemudi hanya mengalami luka ringan di bagian kakinya.

"Meski ini adalah sebuah kecelakaan yang cukup parah, pria itu tidak mengalami luka serius dan insiden ini juga tak melukai orang lain," lanjut Butler.

Kepada harian setempat The Citizen, Butler mengatakan, pengemudi mobil itu sangat beruntung tak mengalami luka serius.

"Akibat tabrakan ini, mesin mobil melesak masuk ke dalam kompartemen penumpang," ujar Butler.

Kepolisian Auburn, lewat situs resminya, kemudian menyampaikan imbauan agar warga tetap mengutamakan keselematan saat memainkan Pokemon Go.

Polisi juga mengimbau agar warga tak bermain Pokemon Go saat mengemudi, menghindari masuk ke pekarangan orang lain saat bermain, waspada akan situasi di sekitar dan berpergian bersama di kawasan yang terang.

"Sangat menyenangkan melihat orang keluar rumah dan berhubungan dengan teman-temannya, tetapi Anda tetap harus menggunakan akal sehat," tambah Butler.

Dia bahkan menggambarkan warga yang terus memandang layar telepon sambil mencari Pokemon di lapangan di depan kantor polisi tak ubahnya seperti "zombie".

"Sangat mengerikan melihat orang sangat terikat dengan layar telepon mereka tanpa menyadari apa yang terjadi di sekitar mereka," kata dia.

Meski demikian Butler mengatakan," Selamat bersenang-senang dan jagalah keselamatan."

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.