Kompas.com - 27/06/2016, 11:58 WIB
EditorErvan Hardoko

NEW DELHI, KOMPAS.com - Sebuah pemeriksaan rutin yang dilakukan departemen kesehatan negara bagian Jaipur, India awal bulan ini mengungkap dugaan "kenakalan" yang dilakukan restoran cepat saji McDonald's.

Depkes Jaipur menemukan, setidaknya tiga gerai McDonald's di negara bagian itu menggunakan minyak goreng berusia 16 hari untuk menggoreng ayam dan makanan lainnya.

"Dalam pemeriksaan pada 17 Juni lalu, kami sangat terkejut karena minyak goreng yang digunakan McDonald's berusia 16 hari," kata Narottam Sharma, pejabat di Departemen Kesehatan Jaipur.

"Minyak goreng itu sudah berwarna sangat hitam karena terus dipanaskan pada suhu 360 derajat Celcius selama 16 hari itu," tambah Sharma.

Dalam inspeksi itu, lanjut Sharma, petugas menemukan ketiga gerai McDonald's itu tak memiliki sistem manajemen minyak goreng yang memadai.

Lebih dari 100 liter minyak bekas, diduga digunakan untuk menggoreng kentang, ditemukan di gudang mereka.

"Kami memusnahkan persediaan minyak goreng bekas yang kami temukan dan mengambil sampel untuk diperiksa. Ketiga gerai itu sudah kami beri peringatan. Kami akan ambil langkah selanjutnya sesuai hasil pemeriksaan laboratorium," lanjut Sharma.

Sementara itu, manajemen McDonald's setempat membantah semua temuan dan tudingan yang dilontarkan terhadap beberapa gerainya di Jaipur.

"McDonald's India selalu menjalankan sistem manajemen minyak yang telah dikembangkan dan digunakan di lebih dari 130 negara dalam 60 tahun terakhir," ujar seorang juru bicara McDonald's India.

"Proses ini adalah yang terbaik dan kami memastikan minyak goreng yang kami gunakan diperiksa setiap hari. Kami belum menerima peringatan dasri pemerintah dan jika kami menerimanya kami akan merespon dengan sebaik-baiknya," tambah dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.