Mengerikan, ISIS Menguji "Senjata Kimia" kepada Tahanan dan Hewan

Kompas.com - 24/05/2016, 18:25 WIB
ISIS sedang melakukan uji coba senjata kimia pada tahanan dan hewan. Express.co.uk/GettyISIS sedang melakukan uji coba senjata kimia pada tahanan dan hewan.
|
EditorPascal S Bin Saju

MOSUL, KOMPAS.com — Kekejian kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) semakin gila dan tak kenal ampun, yakni menguji kemampuan senjata kimia kepada tahanan dan hewan di laboratorium mereka.

Warga Irak yang ketakutan melaporkan fakta itu kepada media seperti dirilis situs berita Express, Senin (23/5/2016).

Para militan menguji penggunaan klorin dan gas mustard pada tawanan mereka. Hal itu jelas-jelas amat bertentangan dengan pedoman kejahatan perang menurut protokol Geneva.

Laboratorium ISIS berada di pusat kekuasaan mereka di kota Mosul, Irak utara.

Para ekstremis gila itu sedang berupaya meningkatkan kemampuan senjata kimia dan nuklirnya. Senjata akan digunakan untuk berbagai serangan di Irak, Suriah, dan negara-negara Barat.

Abu Shaima, Kepala Unit Senjata Kimia ISIS, telah pindah beroperasi jauh dari universitas di Mosul ke permukiman warga, seperti Al Mohandseen, yang dikelilingi rumah-rumah warga.

The Telegraph juga melaporkan, warga di Mosul dan sekitarnya khawatir. Mereka melaporkan bahwa beberapa rumah di wilayah itu telah diambil alih peneliti ISIS.

Puluhan anjing mati dan kelinci juga telah ditemukan di dekatnya. Hal itu mengisyaratkan bahwa ISIS telah melakukan eksperimen kejam di dalam laboratorim mereka.

Warga di sekitarnya juga menderita kesulitan bernapas. Kulit badan mereka mengalami ruam atau bintik-bintik merah.

Ekstremis diyakini telah menyita bahan dan senjata kimia dari pasukan Suriah. Dengan senjata kimia itu, ISIS melancarkan serangan mematikan dalam pertempuran di Taza, Irak.

Serangan pada Maret lalu itu menewaskan seorang anak perempuan berusia tiga tahun dan melukai 600 lainnya.

Hamish de Bretton-Gordon, mantan Resimen Kimia, Biologi, Radiologi, dan Nuklir Inggris,  mengatakan, "Operasi senjata kimia ISIS ini memilik banyak target."

Menurut dia, dengan pindah ke daerah permukiman, jelas ISIS memiliki misi untuk menghancurkan lawan atau warga sipil dengan senjata kimia.

Bretton-Gordon mengatakan, dengan ISIS memiliki senjata kimia dan bom yang mungkin juga bermuatan kimia, Inggris dan negara Barat lainnya harus waspada. Ancaman ISIS tinggi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X