Pesawat British Airway Ditabrak Pesawat Nirawak

Kompas.com - 18/04/2016, 10:22 WIB
Penyelidikan telah dilakukan setelah sebuah obyek yang diduga pesawat tak berawak (drone) menabrak pesawat ini sesaat menjelang pendaratan di Terminal 5 Bandara Heathrow, London, Minggu (17/4/2016).
Wikipedia/Alf van BeemPenyelidikan telah dilakukan setelah sebuah obyek yang diduga pesawat tak berawak (drone) menabrak pesawat ini sesaat menjelang pendaratan di Terminal 5 Bandara Heathrow, London, Minggu (17/4/2016).
EditorPascal S Bin Saju

LONDON, KOMPAS.com - Sebuah pesawat jet komersial yang hendak mendarat di Bandara Heathrow diyakini telah ditabrak sebuah pesawat nirawak (drone).

Media Inggris, Daily Mail, Minggu (17/4/2016), melaporkan, pesawat Airbus A320 mili British Airways itu mengangkut 132 penumpang dengan lima awak dari Geneva, Swiss.

Sebuah pesawat nirawak itu menabrak hanya beberapa menit menjelang mendarat. Namun, pesawat itu akhirnya mendarat dengan selamat.

Seorang juru bicara British Airways mengatakan, “Pesawat kami mendarat dengan selamat, sudah diperiksa sepenuhnya oleh teknisi kami, dan dinyatakan layak dioperasikan lagi untuk penerbangan berikutnya.”


Kepolisian Metropolitan London mengatakan, penyelidikan sedang berjalan. Polisi penerbangan dan di Bandara Heathrow juga mengatakan, belum ada pihak yang ditangkap terkait peristiwa itu.

Tentang adanya drone itu dilaporkan oleh pilot British Airways. Pilot memperingatkan, drone  bisa menghancurkan mesin sebuah pesawat atau menghancurkan kaca depan kokpit.

Teknisi pesawat juga mengatakan, dengun pesawat dari baterai lithium bisa menyebabkan kebakaran jika terkena hidung atau bagian lain yang lebih lembut pesawat terbang.

Polisi mengatakan, peristiwa ini diyakini sebagai kejadian yang pertama di Inggris. Juru bicara British Airways mengatakan, pihaknya siap memberikan setiap bantuan bagi penyelidikan oleh kepolisian.

Seorang juru bicara Otoritas Penerbangan Sipil (CAA) Inggris mengatakan,  tindakan menerbangan drone di dekat bandara, benar-benar tidak dapat diterima. Siapapun yang menyalahi aturan ini akan menghadapi hukuman berat.'

Steve Landells, dari Asosiasi Pilot British Airlines, menyerukan penegakan hukum yang lebih ketat terkait aturan yang sudah ada. Ia juga meminta CAA dan polisi untuk melakukan penyelidikan serius.

Daily Mail mengatakan, puluhan ribu drone dibeli di Inggris dalam beberapa tahun terakhir. Pesawat tanpa awak itu dapat dioperasikan tanpa lisensi atau persetujuan CAA karena memang tidak digunakan untuk tujuan komersial.

Kasus pertama penabrakan dengan drone ke opesawat komersial memicu spekulasi beragam. Belakangan ini Inggris telah menjadi target serangan terorisme setelah Perancis dan Belgia.

Inggris sedang dalam status siaga tinggi terhadap serangan terorisme. Akhir pekan lalu, dalam sebuah penggerebekan, polisi menangkap beberapa orang yang diduga terkait dengan jaringan terorisme Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Daily Mail
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Pesawat Militer Chile Menghilang, Tim Penyelamat Temukan Mayat

Kasus Pesawat Militer Chile Menghilang, Tim Penyelamat Temukan Mayat

Internasional
Korban Tewas Gunung Meletus di Selandia Baru Bertambah Jadi 8 Orang

Korban Tewas Gunung Meletus di Selandia Baru Bertambah Jadi 8 Orang

Internasional
Sidang Pemakzulan Trump Bakal Jadi Prioritas Senat AS pada Januari 2020

Sidang Pemakzulan Trump Bakal Jadi Prioritas Senat AS pada Januari 2020

Internasional
Korea Utara Mengancam Bakal Beri 'Hadiah Natal', Ini Peringatan AS

Korea Utara Mengancam Bakal Beri "Hadiah Natal", Ini Peringatan AS

Internasional
Aktivis Perubahan Iklim Greta Thunberg Masuk 'Person of the Year' Versi TIME

Aktivis Perubahan Iklim Greta Thunberg Masuk "Person of the Year" Versi TIME

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Baku Tembak 'Panas' di New Jersey | 2 Pasal Pemakzulan Trump Dirilis

[POPULER INTERNASIONAL] Baku Tembak "Panas" di New Jersey | 2 Pasal Pemakzulan Trump Dirilis

Internasional
Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Internasional
Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Internasional
Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Internasional
Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Internasional
Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Internasional
Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Internasional
Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Internasional
Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X