Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 07/01/2016, 15:31 WIB
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menyampaikan bahwa Indonesia bersedia menjadi inisiator perdamaian untuk menyelesaikan konflik antara Arab Saudi dan Iran yang semakin memanas.

Kementerian Luar Negeri RI sedang berupaya menjalin komunikasi negara-negara terkait untuk menggalang perdamaian.

"Sebagai teman baik untuk Saudi dan Iran, Indonesia menawarkan apabila ada yang dapat dilakukan untuk menjadikan suasana lebih baik," ujar Retno dalam pernyataan pers tahunan di Gedung Kemenlu RI, Jakarta, Kamis (7/1/2016).

"Kami minta kedua negara (Arab Saudi-Iran) untuk menahan diri agar situasi tidak lebih buruk," kata dia.

Hingga saat ini, Retno menjelaskan bahwa upaya komunikasi kepada masing-masing menteri luar negeri terus ia upayakan.

Adapun langkah-langkah perdamaian dilakukan dengan merencanakan suatu forum pertemuan karena situasi yang belum kondusif dan semakin tidak stabil.

"Saya akan telepon beberapa Menlu untuk mencoba mencari bentuk pertemuan yang bisa berkontribusi dalam penyelesaian secara damai," ucap Retno.

"Bahkan, dengan Sekjen OKI, saya sampai dua kali bicara," tuturnya.

Pada awal 2016, situasi keamanan di kawasan Timur Tengah kembali memanas. Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Adel al-Jubeir, mengumumkan bahwa Saudi memutus hubungan diplomatik dengan Iran pada Minggu (3/1/2016) malam.

Langkah ini dilakukan setelah demonstran menyerbu Kedutaan Besar Saudi di Teheran.

Sebelumnya, orang-orang berunjuk rasa di kantor Kedutaan Besar Saudi di ibu kota Iran tersebut untuk memprotes pelaksanaan hukuman mati terhadap ulama Syiah terkemuka oleh Pemerintah Arab Saudi, Nimr al-Nimr, Sabtu (2/1/2016).

Al-Nimr disebut terlibat dalam kasus terorisme. Ketegangan tersebut dinilai berpotensi merusak situasi keamanan di Asia dan Timur Tengah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.