Obama Berusaha Redam Kekhawatiran Rakyat AS soal Serangan Teror

Kompas.com - 07/12/2015, 08:01 WIB
Presiden Barack Obama akan menyampaikan pidato melalui televisi kepada rakyat AS Minggu (6/12/2015). APPresiden Barack Obama akan menyampaikan pidato melalui televisi kepada rakyat AS Minggu (6/12/2015).
EditorEgidius Patnistik
WASHINGTON, KOMPAS.com - Presiden Amerika Barack Obama Minggu (6/12) malam (atau Senin pagi WIB) akan menyampaikan pidato melalui televisi – yang sangat jarang dilakukannya – dengan harapan akan meredam kekhawatiran rakyat tentang serangan-serangan teroris dan menjelaskan kampanye Amerika melawan “ancaman teroris yang lebih luas”.

Menurut rencana Presiden Obama juga akan menyampaikan perkembangan hasil penyelidikan terhadap penembakan massal pekan lalu di California, di mana warga kelahiran Illinois Syed Rizwan Farook dan istrinya yang warga Pakistan, Tashfeen Malik, membunuh 14 orang dan melukai 21 lainnya dalam tembakan membabibuta pada sebuah pertemuan pekerja pemerintah lokal di San Bernardino.

Dalam acara “Meet the Press” NBC pada Minggu pagi, Jaksa Agung Loretta Lynch menyatakan Obama akan menyerukan kepada rakyat Amerika “untuk menunjukkan apa yang terbaik yang bisa mereka lakukan, dan tidak menyerah karena takut”.

Menjelang pidatonya itu, Gedung Putih mengatakan Obama akan membahas situasi ancaman teroris, “bagaimana teroris berkembang dan bagaimana kita akan mengalahkannya.”

Obama “akan menggarisbawahi keyakinannya” bahwa para pemberontak ISIS “akan dihancurkan dan bahwa Amerika akan menegakkan nilai-nilainya, menunjukkan komitmen yang tak tergoyahkan atas keadilan, kesetaraan dan kebebasan, untuk mengalahkan kelompok-kelompok teroris yang menggunakan aksi kekerasan untuk memperluas ideologi mereka yang menghancurkan”.

Obama akan berpidato dari Ruang Oval Gedung Putih di mana presiden-presiden Amerika biasa menyampaikan pidato-pidato penting.yang paling signifikan. Obama terakhir kali menyampaikan pidato dari Ruang Oval yang disiarkan langsung televisi ketika mengakhiri operasi tempur darat Amerika di Irak tahun 2010.

FBI masih terus menyelidiki apa yang mendorong serangan Farook dan Malik di California.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X