Gempa Berkekuatan 8,3 Guncang Cile, Peringatan Tsunami Pun Dikeluarkan

Kompas.com - 17/09/2015, 09:03 WIB
Warga Vlaparaiso, Cile berkumpul di bukit dekat pantai setelah peringatan tsunami dikeluakan menyusul gempa 8,3 Skala Richter (SR), Rabu (16/9/2015). AFP PHOTO / ESTEBAN ZUNIGAWarga Vlaparaiso, Cile berkumpul di bukit dekat pantai setelah peringatan tsunami dikeluakan menyusul gempa 8,3 Skala Richter (SR), Rabu (16/9/2015).
EditorEgidius Patnistik
SANTIAGO, KOMPAS.com - Sebuah gempa kuat yang bermagnitude 8,3 mengguncang Cile tengah, Rabu (16/9/2015) waktu setempat. Badan seismologi AS mengatakan, gempa tersebut memicu peringatan tsunami yang diberlakukan hingga ke Peru serta evakuasi di wilayah pesisir.

Sejauh ini belum ada laporan tentang korban cedera atau kerusakan besar.

Badan Geologi AS atau United States Geological Survey (USGS) menyebut gempa dangkal itu berkekuatan  8,3. Menurut USGS, gempat itu berpusat di sekitar 228 kilometer dari ibukota Santiago.

Pusat gempa berada di kedalaman delapan kilometer dan terjadi pada pukul 19.54 waktu setempat (atau Kami pukul 05.54 WIB). USGS juga mengatakan dua gempa susulan telah terjadi dan dilaporkan berkekuatan di atas 6,0.

Pemerintah Cile sendiri menyebut gempa itu berkekuatan 8,0.

Getaran gempa terasa hingga Buenos Aires, di Argentina, sekitar 1.400 kilometer dari pusat gempa, sementara peringatan tsunami diterapkan di seluruh pesisir Cile dan pantai Pasisfik Peru.

Seorang wartawan AFP melaporkan, ribuan warga yang ketakutan di Santiago, kota dengan 6,6 juta orang, tumpah ruah ke jalan-jalan.

Pada April tahun lalu, sebuah gempa mematikan yang berkekuatan 8,2 di Cile utara menewaskan enam orang dan memaksa satu juta orang meninggalkan rumah mereka di wilayah sekitar Iquique. Pada 27 Februari 2010, gempa yang melanda lepas pantai wilayah Maule, Cile, tercatat berkekuatan 8,8. Gempat tersebiut tercatat sebagai salah satu yang terbesar yang pernah terjadi. Gempat itu menewaskan lebih dari 500 orang dan menimbulkan keruskan senilai 30 miliar dollar AS.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Internasional
Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Internasional
Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Internasional
Korea Utara Kembali Gelar 'Tes Krusial'

Korea Utara Kembali Gelar "Tes Krusial"

Internasional
Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X