Kompas.com - 09/09/2015, 16:54 WIB
Peta kawasan pegunungan Kaukasus, Rusia. DOKPeta kawasan pegunungan Kaukasus, Rusia.
EditorFarid Assifa
MOSKWA, KOMPAS.com — Seorang imam masjid di Kaukasus Utara, Rusia, ditembak mati oleh dua orang tak dikenal, Rabu (9/9/2015) waktu setempat. Aksi pembunuhan ini merupakan peristiwa terbaru di daerah yang terkenal dengan gejolak pemberontakan Islam.

Korban bernama Magomed Khidirov (34), seorang imam masjid di daerah Kurush, wilayah Dageston yang berbatasan dengan Chechnya. Dia ditembak oleh dua pria ketika korban hendak melaksanakan shalat subuh. Korban tewas di lokasi kejadian, sementara kedua pelaku langsung kabur.

"Dua pria tak dikenal yang bertopeng menembak imam tersebut dengan pistol," kata pernyataan dari Komite Investigasi yang menangani kasus besar di negara itu.

Khidirov dikenal karena pidatonya yang menebarkan ajaran Islam tradisional moderat, terutama kepada kaum muda di Kaukasus. Dia juga mengelola sebuah televisi online sebagai media dakwahnya.

Dagestan merupakan sarang kelompok Islam ekstremis dan menjadi target pendakwah dari Islam moderat. Pada 2012, sebuah bom bunuh diri telah membunuh enam orang, salah satunya ulama terkemuka, Said Afandi. Bulan lalu, sebuah serangan telah membunuh imam masjid berusia 32 tahun, Zamirbek Makhmutov, di wilayah Stavropol. Lalu, seorang pendakwah, Rasul Gamzatov, ditembak mati di kawasan itu.

Rusia berusaha menumpas pemberontakan kelompok Islam sejak dua peperangan di Chechnya.

Kelompok Islam di Kaukasus Utara sempat bersatu di bawah organisasi Emirat Kaukasus lokal, tetapi sekarang pecah dan sebagian bergabung dengan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).



Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X