Meksiko Sayembarakan Penangkapan "El Chapo" dengan Hadiah Rp 50,6 Miliar

Kompas.com - 14/07/2015, 18:02 WIB
Dua prajurit marinir Meksiko, menggiring gembong kartel obat bius Sinaloa, Joaquin RONALDO SCHEMIDT / AFPDua prajurit marinir Meksiko, menggiring gembong kartel obat bius Sinaloa, Joaquin "El Chapo" Guzman yang dibekuk di kota Mazatlkan, Meksiko, Sabtu (22/2/2014).
EditorErvan Hardoko

MEXICO CITY, KOMPAS.com - Pemerintah Meksiko menawarkan imbalan 60 juta peso atau setara dengan Rp 50,6 miliar bagi siapa saja yang bisa memberi informasi terkait keberadaan gembong narkoba yang kabur dari penjara dengan keamanan tingkat tinggi.

Sebuah perburuan besar sedang berlangsung untuk mencari Joaquin "El Chapo" Guzman, yang keluar dari selnya pada Sabtu (11/7/2015) melalui terowongan sepanjang 1,5 kilometer.

Menteri Dalam Negeri Miguel Angel Osorio Chong menduga terdapat beberapa orang di dalam penjara yang membantu pelarian Guzman. Akibat kaburnya Guzman, tiga petugas senior penjara, termasuk direktur penjara Altiplano, telah diberhentikan.

Dikabarkan Guzman melarikan diri meskipun mengenakan gelang pemantauan dan mendapatkan pengawasan 24 jam. "Tidak akan ada istirahat bagi kriminal ini," kata Osorio Chong.

Pada Senin (13/7/2015), Osorio Chong mengunjungi penjara tempat Guzman pernah dikurung dan daerah sekitarnya untuk pertama kalinya sejak kaburnya sang gembong narkoba.

Osorio Chong tiba di Altiplano, 55 km dari Mexico City, dengan menggunakan helikopter dan didampingi sejumlah anggota kongres dan Komisioner Keamanan Nasional Monte Alejandro Rubio.

Setelah Guzman kabur, keamanan telah diperkuat di Meksiko. Penerbangan dari bandara Toluca dekat tempat kejadian dihentikan dan pos-pos pemeriksaan telah didirikan.

Guatemala juga meningkatkan pemeriksaan di sepanjang perbatasan utara dengan Meksiko setelah Guzman melarikan diri. Guzman ditangkap di negeri itu pada 1993. Dia kemudian dijebloskan ke penjara keamanan tinggi di Meksiko, Puente Grande, tapi melarikan diri pada 2001.

Selama beberapa tahun berikutnya, dia memperluas jangkauan organisasinya, kata wartawan BBC Juan Paullier di Mexico City. Analis memperingatkan hal yang sama bisa terjadi lagi apabila Guzman tidak berhasil ditangkap.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X