Serangan Udara Saudi Tewaskan Pasukan Khusus Houthi yang Antre Ambil Gaji

Kompas.com - 28/05/2015, 03:26 WIB
Asap mengepul akibat serangan bom di kawasan pegunungan Faj Attan, Sanaa, Yaman tempat sebuah basis militer yang menyimpan sejumlah rudal Scud. Kawasan pegunungan Faj Attan ini tak jauh dari kawasan tempat sejumlah kedutaan besar negara asing berada. MOHAMMED HUWAIS / AFPAsap mengepul akibat serangan bom di kawasan pegunungan Faj Attan, Sanaa, Yaman tempat sebuah basis militer yang menyimpan sejumlah rudal Scud. Kawasan pegunungan Faj Attan ini tak jauh dari kawasan tempat sejumlah kedutaan besar negara asing berada.
EditorBayu Galih

SANAA, KOMPAS.com - Sejumlah pasukan khusus pemberontak Houthi tewas dan luka-luka akibat serangan udara pasukan koalisi yang dipimpin oleh pasukan Arab Saudi di ibu kota Yaman, Sanaa.

Sumber BBC menyebutkan bahwa hampir 50 anggota pasukan itu tewas dalam serangan yang diarahkan ke kamp pasukan pemberontak Houthi.

Pada saat serangan udara terjadi, ratusan anggota pasukan sedang mengantre untuk mengambil gaji. Lokasi serangan terakhir ini terjadi pada arena seluas dua kali stadion sepak bola dan terletak di pusat kota, dekat dengan istana kepresidenan.

Wartawan kantor berita Associated Press melihat sedikitnya 15 ambulans bergegas menuju ke tempat pengeboman dalam waktu 30 menit.

Kementerian Kesehatan yang dikuasai pemberontak Houthi menyatakan bahwa sedikitnya 36 anggota pasukan khusus tewas terbunuh. Selain itu, ada sekitar 100 orang luka-luka.

Bom tersebut juga menghancurkan sedikitnya tiga bangunan di dalam markas ini dan merusak enam kendaraan lapis baja.

Serangan ini merupakan bagian dari operasi militer yang dimulai pada tanggal 26 Maret lalu oleh pasukan koalisi yang dipimpin Arab Saudi. Organisasi kesehatan dunia, WHO, menyebutkan pertempuran yang terjadi dalam operasi ini telah menewaskan sedikitnya 2.000 orang.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X