4 Pria Afganistan Pembunuh Wanita yang Dituduh Bakar Al Quran Dihukum Mati

Kompas.com - 06/05/2015, 15:19 WIB
Sejumlah anggota Partai Solidaritas Afganistan menggelar aksi unjuk rasa di Kabul, Senin (23/3/2015), untuk mendesak pemerintah segera menangkap dan menghukum para pelaku pembunuhan seorang perempuan bernama Farkhunda. Pekan lalu, Farkhunda dikeroyok hingga tewas karena dituduh membakar kitab suci Al Quran. SHAH MARAI / AFPSejumlah anggota Partai Solidaritas Afganistan menggelar aksi unjuk rasa di Kabul, Senin (23/3/2015), untuk mendesak pemerintah segera menangkap dan menghukum para pelaku pembunuhan seorang perempuan bernama Farkhunda. Pekan lalu, Farkhunda dikeroyok hingga tewas karena dituduh membakar kitab suci Al Quran.
EditorErvan Hardoko
KABUL, KOMPAS.com — Hakim di sebuah pengadilan di Afganistan, Rabu (6/5/2015), menjatuhkan hukuman mati untuk empat orang yang mendalangi pengeroyokan dan pembunuhan seorang perempuan berusia 27 tahun yang dituduh membakar kitab suci Al Quran di Kabul.

Selain keempat orang yang dijatuhi hukuman mati, delapan terdakwa lainnya mendapatkan hukuman penjara 16 tahun karena ikut terlibat dalam pembunuhan perempuan bernama Farkhunda yang jasadnya kemudian dibakar dan dibuang ke sungai itu.

Hakim Safiullah Mujadidi, yang memimpin sidang kasus ini, membebaskan 18 terdakwa lainnya karena kurangnya bukti.

Keempat terdakwa yang dihukum mati itu dianggap terbukti melakukan pembunuhan berdasarkan bukti dari rekaman video yang direkam dalam telepon genggam seorang warga. Rekaman itu kemudian diputar di dalam sidang yang berlangsung lima hari tersebut.

Para terdakwa yang disidangkan ini juga bisa dilacak polisi setelah rekaman itu diunggah ke media sosial dan membual soal keterlibatan mereka dalam peristiwa tersebut.

Selain itu, sebanyak 19 orang polisi juga diadili terkait kasus ini. Mereka disidangkan karena dianggap tak mencegah massa melakukan kekerasan meski berada di lokasi. Vonis untuk para polisi ini akan dijatuhkan sebelum akhir pekan nanti.

Pembunuhan Farkhunda ini memicu pro dan kontra di Afganistan. Sejumlah ulama konservatif menganggap pembunuhan Farkhunda adalah sebuah cara membela Islam dari penghinaan.

Namun, banyak warga Afganistan yang marah menanggapi peristiwa itu. Sebab, setelah diselidiki, tuduhan membakar Al Quran yang dijatuhkan kepada perempuan tersebut terbukti salah.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X