Qatar Beli 24 Jet Tempur Rafale dari Perancis

Kompas.com - 04/05/2015, 17:39 WIB
Jet tempur Rafale buatan perusahaan Perancis, Dassault, memiliki berbagai kemampuan. Selain bisa digunakan untuk bertempur, pesawat ini juga bisa digunakan utnuk menjalankan misi pengintaian. WikipediaJet tempur Rafale buatan perusahaan Perancis, Dassault, memiliki berbagai kemampuan. Selain bisa digunakan untuk bertempur, pesawat ini juga bisa digunakan utnuk menjalankan misi pengintaian.
EditorErvan Hardoko
DOHA, KOMPAS.com — Pemerintah Qatar, Senin (4/5/2015), menandatangani kesepakatan bernilai miliaran dollar AS dengan perusahaan pertahanan Perancis, Dassault, untuk membeli 24 jet tempur Rafale.

Kesepakatan itu ditandatangani CEO Dassault Eric Trappier dan Jenderal Ahmed al-Maliki, yang bertanggung jawab atas negosiasi bernilai 7 miliar dollar AS atau sekitar Rp 91 triliun itu.

Dalam upacara penandatanganan kesepakatan itu, Presiden Perancis Francois Hollande mengatakan, Qatar telah membuat "pilihan yang bagus" dalam hal pembelian pesawat tempur.

Menteri Pertahanan Qatar Hamin bin Ali al-Attiyah dan rekannya dari Perancis, Jean-Yves Le Drian, juga menandatangani kesepakatan terpisah. Dalam kesepakatan itu, Perancis akan melatih 36 pilot Qatar dan 100 teknisi yang nantinya akan menerbangkan dan merawat ke-24 jet Rafale itu.

"Kesepakatan ini merupakan kesuksesan bagi Dassault dan hasil kerja keras tim kami," ujar CEO Dassault Eric Trappier.

Setelah selama bertahun-tahun gagal menjual satu pun jet Rafale ke luar negeri, Dassault belakangan mencetak serangkaian kesuksesan penjualan, antara lain dengan Mesir, India, dan yang terbaru, Qatar.

Menteri Luar Negeri Perancis Laurent Fabius belum lama ini mengatakan, pembicaraan dengan Pemerintah Uni Emirat Arab terkait rencana pembelian pesawat ini juga menuju "ke arah yang benar".

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Internasional
Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran 'Pertukaran Saksi'

Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran "Pertukaran Saksi"

Internasional
Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Internasional
Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

Internasional
Ibu di India Ini Jual Rambut Rp 28.000 demi Beri Makan 3 Anaknya

Ibu di India Ini Jual Rambut Rp 28.000 demi Beri Makan 3 Anaknya

Internasional
Berhubungan Seks Saat Jam Kerja, Polisi di New York Ini Dipindahtugaskan

Berhubungan Seks Saat Jam Kerja, Polisi di New York Ini Dipindahtugaskan

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Bertambah Jadi 9 Orang, Disebut Bisa Bermutasi

Korban Meninggal Virus Corona di China Bertambah Jadi 9 Orang, Disebut Bisa Bermutasi

Internasional
Debat Lebih dari 12 Jam, Senat AS Setujui Aturan Sidang Pemakzulan Trump

Debat Lebih dari 12 Jam, Senat AS Setujui Aturan Sidang Pemakzulan Trump

Internasional
Pengakuan Pengantin Pesanan di China: 2 Kali Menikah, Sering Dipukuli

Pengakuan Pengantin Pesanan di China: 2 Kali Menikah, Sering Dipukuli

Internasional
Putra Mahkota MBS Dituding Retas Ponsel Jeff Bezos, Arab Saudi Beri Jawaban

Putra Mahkota MBS Dituding Retas Ponsel Jeff Bezos, Arab Saudi Beri Jawaban

Internasional
Permalukan Orang Pakai Piyama di Jalan, Kota di China Meminta Maaf

Permalukan Orang Pakai Piyama di Jalan, Kota di China Meminta Maaf

Internasional
Putra Mahkota Arab Saudi Disebut Retas Ponsel Orang Terkaya Dunia pada 2018

Putra Mahkota Arab Saudi Disebut Retas Ponsel Orang Terkaya Dunia pada 2018

Internasional
Kisah Pengantin Pesanan China: Anak Saya Diejek Anak Pelacur

Kisah Pengantin Pesanan China: Anak Saya Diejek Anak Pelacur

Internasional
Keluarga Editor Mongabay Philip Jacobson yang Ditahan di Indonesia Sudah Diberi Tahu

Keluarga Editor Mongabay Philip Jacobson yang Ditahan di Indonesia Sudah Diberi Tahu

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X