Dokter Palsu di Jepang Bius dan Perkosa 100 Perempuan

Kompas.com - 04/02/2015, 17:36 WIB
Ilustrasi dokter wikimediacommonsIlustrasi dokter
EditorErvan Hardoko
TOKYO, KOMPAS.com — Kepolisian Jepang, Selasa (3/2/2015), menangkap seorang pria yang mengaku sebagai dokter, kemudian membius dan memerkosa lebih dari 100 orang perempuan dengan alasan tengah melakukan penelitian.

Hideyuki Noguchi (54) menyamar sebagai seorang dokter dan memasang iklan yang mencari sukarelawan perempuan untuk terlibat dalam sebuah studi medis tentang tekanan darah manusia saat tengah tidur.

Berdasarkan sejumlah laporan, Noguchi membujuk para perempuan itu untuk datang ke spa kesehatan dan hotel di berbagai lokasi di Jepang.

Polisi menduga Noguchi memberi para perempuan itu obat bius hingga mereka tertidur lelap lalu merekam aksinya saat memerkosa para korbannya.

Polisi menambahkan, Noguchi yang tak pernah mendapatkan pelatihan medis apa pun kemudian mengunggah rekaman aksi bejatnya itu ke internet atau menjualnya ke sejumlah produser film porno.

Kepala Kepolisian Chiba, di sebelah timur Tokyo, mengatakan, lewat aksi amoral itu, Noguchi berhasil mengantongi uang 10 juta yen atau lebih dari Rp 1 miliar dari penjualan rekaman-rekaman aksi mesumnya itu.

Seorang juru bicara kepolisian memastikan, 39 korban Noguchi tersebar di Tokyo, Chiba, Osaka, Tochigi, dan Shizuoka. Namun, polisi yakin jumlah ini hanya sebagian dari semua korban Noguchi yang kemungkinan bisa mencapai di atas 100 orang.



Sumber Mirror
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X