Kompas.com - 28/01/2015, 05:49 WIB
Kereta api adalah salah satu moda transportasi terpenting di India. Reuters/TelegraphKereta api adalah salah satu moda transportasi terpenting di India.
EditorErvan Hardoko
NEW DELHI, KOMPAS.com - Tiga orang pemuda di India tewas tertabrak kereta api yang melaju kencang saat mereka sedang melakukan selfie. Demikian keterangan kepolisian India, Selasa (27/1/2015).

Para pemuda itu, berusia antara 20-22 tahun, sedang dalam perjalanan menuju kota Agra untuk mengunjungi Taj Mahal di hari Nasional India, Senin lalu.

Di tengah perjalanan mereka berhenti ketika melihat sebuah rangkaian kereta api tengah mendekat. Mereka memutuskan untuk membuat selfie dengan latar belakang kereta api yang tengah melaju.

Kumar Singh, petugas polisi di Kosikalan, Mathura, Uttar Pradesh, mengatakan tanpa sengaja ketiga pemuda itu berdiri di atas rel yang dilewati kereta api lain dari arah berlawanan.

"Mereka berdiri di salah satu jalur kereta api untuk membuat foto, mereka melihat kereta api Delhi-Mathura mendekat dan kemudian memutuskan untuk berdiri di jalur sebelahnya. Celakanya sebuah kereta tengah melaju di jalur itu dari arah berlawanan.

Polisi menyebut ketiga pemuda naas itu bernama Yakub, Iqbal dan Afzal. Ketiganya bersekolah di kampus yang sama. Pemuda keempat, Aneesh lolos dari maut dan kepada harian setempat mengatakan mereka berencana mengunggah foto selfie itu ke media sosial.

Insiden itu merupakan yang terbaru dari serangkaian kecelakaan fatal akibat korban sibuk ber-selfie menggunakan telepon pintar mereka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada Agustus tahun lalu, seorang pemuda Meksiko secara tak sengaja membunuh dirinya sendiri ketika membuat selfie dengan pose sebuah pistol menempel di pelipisnya dan tanpa sengaja pistol itu meledak.

Beberapa hari kemudian pasangan suami istri asal Polandia tewas terjatuh dari sebuah tebing di Postugal ketika berpose untuk selfie bersama anak-anak mereka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.