Kompas.com - 02/01/2015, 01:38 WIB
EditorPalupi Annisa Auliani
JERUSALEM, KOMPAS.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Kamis (1/1/2015), mendesak Mahkamah Kriminal Internasional (International Criminal Court/ICC) menolak tuntutan yang diajukan Palestina. Dia beralasan, Palestina bukan sebuah negara.

"Kami berharap ICC menolak tuntutan hipokrit yang diajukan Otoritas Palestina, yang bukan sebuah negara melainkan sebuah entitas terkait dengan organisasi teroris," ujar Netanyahu dalam pernyataannya, merujuk kepada gerakan Islam Hamas.

Pernyataan itu keluar setelah pertemuan Netanyahu dengan jajaran Kementerian Pertahanan Israel yang membahas respons mereka menghadapi langkah Palestina menggugat pejabat Israel lewat ICC dengan tuduhan kejahatan perang.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas, mengajukan gugatan tersebut pada Rabu (31/12/2014), yang langsung mengundang kecaman dari Israel dan sekutu terkuatnya, Amerika Serikat.

Status Palestina di PBB sudah meningkat dari sekadar kelompok pemantau menjadi negara pemantau pada 2012, menjadi pembuka kemungkinan bagi negara ini mengajukan gugatan ke ICC maupun lembaga internasional lainnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.