Kompas.com - 05/12/2014, 12:14 WIB
Violis asal Korea Selatan Kyung Wha-chung sudah 12 tahun tidak pernah tampil di London, Inggris. ISTViolis asal Korea Selatan Kyung Wha-chung sudah 12 tahun tidak pernah tampil di London, Inggris.
EditorErvan Hardoko

LONDON, KOMPAS.com — Pemain biola (violis) terkenal, Kyung Wha-chung, mengejutkan para penonton di Royal Festival Hall, London, karena memarahi orangtua dari seorang anak yang batuk di tengah konsernya.

Perempuan Korea Selatan berusia 66 tahun itu tidak tampil di London selama 12 tahun terakhir, antara lain karena cedera jari.

Ketika membawakan Sonata in G karya Mozart, seorang anak perempuan batuk dan sang violis langsung melampiaskan kemarahannya.

"Mungkin bawa dia kembali ketika sudah lebih dewasa," tegurnya dari atas panggung Royal Festival Hall, aula pertunjukan musik di pusat kota London.

Penulis musik koran The Times, Anna Picard, yang menyaksikan konser Chung, mengatakan, tanpa insiden itu saja suasana terasa "agak tegang" karena pengharapan yang tinggi atas tampilnya dia kembali di London.

"Dengan satu kerutan, suasana yang sudah mudah tersinggung berubah menjadi beracun," tulisnya dalam artikelnya.

Dapat dukungan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, pemain biola Inggris, Thomas Gould, yang juga berada di RFH, mengatakan, "Sulit untuk disenangkan oleh Mozart-nya Kyung Wha-chung setelah kemarahannya atas orangtua dari anak yang batuk."

"Namun, temperatur yang meningkat menambahkan agresivitas dalam (gubahan) Prokofiev," tambahnya.

Seorang pemusik lain, Elizabeth Stahlmann, mengatakan, banyak yang batuk dalam konser itu dan tidak tepat untuk menjadikan anak kecil sebagai sasaran.

Bagaimanapun tindakan Chung didukung oleh beberapa orang, antara lain oleh seorang komposer, Sasha Valeri Millwood.

"Perilaku penonton yang buruk banyak merusak konser besar dalam pengalaman saya, baik ketika saya sedang di panggung maupun ketika sedang menonton," katanya.

Batuk menjadi masalah yang biasa dalam konser musik klasik pada musim dingin dan sebuah penelitian akademis tahun 2013 menyebutkan, pada musim dingin, orang cenderung batuk lebih sering ketika menonton konser dibanding dalam kehidupan sehari-hari.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.