Tak Ada Putri atau Pangeran dalam Majalah Anak-anak Hezbollah

Kompas.com - 02/12/2014, 12:41 WIB
EditorErvan Hardoko
BEIRUT, KOMPAS.com - Kelompok Hezbollah Lebanon menerbitkan majalah Mahdi yang ditujukan untuk anak-anak. Namun, majalah itu tidak memuat kisah para putri atau pangeran namun berisi kisah para pejuang yang menentang keberadaan Israel.

Majalah itu sudah terbit selama 11 tahun dan ditujukan untuk mengajarkan kepada generasi baru ideologi Hezbollah yang terus menentang keberadaan negara Israel.

Dalam majalah itu tersedia berbagai kisah yang diinspirasi kehidupan para pejuang Hezbollah. Kartun yang ada di majalah itu menampilkan para pejuang Hezbollah serta rubrik teka-teki berisi cara bagaimana anak-anak menghindari ranjau Israel.

Sejumlah kalangan menilai majalah Mahdi terbitan Hezbollah itu mengagung-agungkan kekerasan. Namun, penerbit bersikukuh majalah tersebut tidak berisi indoktrinasi atau propaganda militer.

"Apa yang kami inginkan adalah mengajar anak-anak kami nilai-nilai perjuangan," kata pemimpin utama majalah Mahdi, Abbas Charara.

"Kami tak mendorong anak-anak memanggul senjata, kami hanya memastikan mereka mengetahui tentang perjuangan kami," lanjut Abbas.

"Kami katakan kepada mereka: Orang-orang hebat ini melawan dan kita menang, maka tak lama lagi kalian bisa seperti mereka dan itu diawali dengan pendidikan," lanjut Abbas.

Majalah itu merupakan bagian dari sejumlah program yang dilakukan Hezbollah untuk menjaring kelompok usia muda. Hezbollah juga mengelola sekolah, pasukan pramuka dan kamp musim panas.

Didirikan Garda Revolusi Iran pada 1982, hingga kini Hezbollah adalah salah satu musuh terberat Israel.

Hezbollah sudah menggelar banyak serangan terhadap pasukan Israel selama 22 tahun pendudukan di Lebanon yang berakhir pada 2000 dengan penarikan mundur pasukan Israel yang oleh Hezbollah diklaim sebagai sebuah kemenangan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.