Sembilan Korban MH17 Belum Ditemukan

Kompas.com - 09/11/2014, 10:03 WIB
Upaya menemukan sembilan jenazah terakhir lebih pelik karena faktor keamanan. BBCUpaya menemukan sembilan jenazah terakhir lebih pelik karena faktor keamanan.
EditorEgidius Patnistik
KOMPAS.COM - Sembilan jenazah korban jatuhnya pesawat MH17 yang jatuh oleh tembakan rudal di Ukraina timur, masih belum berhasil ditemukan.

Menteri Luar Negeri Belanda Bert Koenders mengungkapkan hal itu di Kharkiv, Ukraina, usai upacara pelepasan lima jenazah korban MH17 yang diterbangkan ke Belanda.

Boeing 777 Malaysia Airlines yang terbang dari Amsterdam ke Kuala Lumpur, jatuh 17 Juli 2014 di wilayah Ukraina yang dikuasai pemberontak pro-Rusia.

Sebagian besar korban, 193 dari 283 plus 15 awak pesawat, berkebangsaan Belanda.

Menteri Luar Negeri Belanda, Bert Koenders, mengatakan, "Kami tidak bisa mengatakan sekarang ini secara pasti ... pada saat apa dan bahkan kapan kami dapat menemukan sembilan jenazah terakhir itu," katanya.

"Tetapi kami akan melakukan segala yang bisa dilakukan dengan kerjasama dengan pihak berwenang di sini, untuk mewujudkan hal itu," tegasnya, seperti dikutip kantor berita AFP.

Terbentur keamanan

Bert Koenders menambahkan, para ahli melakukan segala yang bisa dilakukan dalam proses identifikasi, namun terbentur pada situasi keamanan.

Penyelidikan pertama di lokasi puing-puing Agustus lalu terhenti karena pertempuran sengit di kawasan itu antara tentara Ukraina dan pemberontak.

Mereka kembali pada bulan September setelah dicapainya gencatan senjata, ditandai empat kali kunjungan para ahli ke lokasi.

Jenazah 12 korban warga Indonesia, sudah dikirim ke keluarga masing-masing Indonesia.

Hasil penelitian tim Belanda bulan September lalu menyimpulkan, MH17 dihantam oleh sejumlah benda "berenergi tinggi.".

Laporan itu tidak menyebutkan secara spesifik, namun diyakini bahwa yang dimaksud adalah rudal darat ke udara, yang diluncurkan dari daerah yang dikuasai pemberontak pro Rusia.

Baik pemberontak Ukraina maupun pemerintah Rusia yang mendukungnya, membantah telah menembak jatuh pesawat itu. Bahkan pejabat Rusia balik mengisyaratkan bahwa bisa jadi rudal itu diluncurkan jet tempur Ukraina.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Internasional
Menyeberang Sambil Pakai 'Headphone' dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Menyeberang Sambil Pakai "Headphone" dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Internasional
Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Internasional
Mantan Model Playboy Ini Berniat 'Nyalon' Jadi Presiden Kroasia

Mantan Model Playboy Ini Berniat "Nyalon" Jadi Presiden Kroasia

Internasional
Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Internasional
Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Internasional
Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Internasional
Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Internasional
Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Internasional
Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Internasional
Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Internasional
Kaitkan Kebakaran Hutan dengan Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis, Bintang Rugbi Australia Ini Dikecam

Kaitkan Kebakaran Hutan dengan Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis, Bintang Rugbi Australia Ini Dikecam

Internasional
AS Kini Tak Pandang Permukiman Israel di Tepi Barat Ilegal

AS Kini Tak Pandang Permukiman Israel di Tepi Barat Ilegal

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kapal Induk China Berlayar ke Selat Taiwan | Media Inggris Soroti Plastik di Indonesia

[POPULER INTERNASIONAL] Kapal Induk China Berlayar ke Selat Taiwan | Media Inggris Soroti Plastik di Indonesia

Internasional
Dikurung di Penjara Manusia, Beruang Ini 'Dibebaskan' Setelah 15 Tahun

Dikurung di Penjara Manusia, Beruang Ini "Dibebaskan" Setelah 15 Tahun

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X