Dewan Keamanan PBB Serukan Gencatan Senjata di Gaza

Kompas.com - 13/07/2014, 04:48 WIB
Warga Palestina yang berduka mengiringi pemakaman Abdallah Abu Ghazal, bocah laki-laki berusia lima tahun yang tewas akibat serangan udara Israel, di kota Beit Lahiya, utara Gaza, 10 Juli 2014. Serangan tersebut menewaskan 22 orang dan lima di antaranya adalah anak-anak. AFP PHOTO / MAHMUD HAMSWarga Palestina yang berduka mengiringi pemakaman Abdallah Abu Ghazal, bocah laki-laki berusia lima tahun yang tewas akibat serangan udara Israel, di kota Beit Lahiya, utara Gaza, 10 Juli 2014. Serangan tersebut menewaskan 22 orang dan lima di antaranya adalah anak-anak.
EditorErvan Hardoko

NEW YORK, KOMPAS.com - Dewan Keamanan PBB menyerukan kepada Israel dan Palestina di wilayah Jalur Gaza untuk mengadakan gencatan senjata di tengah peningkatan jumlah korban tewas Palestina.

Kelima belas anggota Dewan Keamanan menyetujui pernyataan untuk menyerukan penghentian eskalasi kekerasan dan pemulihan keadaan. Dalam pernyataannya, Sabtu (12/7/2014) Dewan Keamanan PBB juga menyerukan agar perundingan damai dilanjutkan.

Dewan Keamanan meminta "pemberlakukan kembali gencatan senjata November 2012" yang ditengahi oleh Mesir, tetapi tidak dijelaskan kapan sebaiknya gencatan senjata harus dilakukan.

Ini untuk kali pertama Dewan Keamanan PBB mengeluarkan pernyataan sejak Israel memulai operasi terbaru lima hari lalu. Sebelumnya anggota Dewan Keamanan berbeda pendapat menyikapi konflik Israel-Gaza.

Pernyataan yang tidak mengikat itu juga menyebutkan bahwa Dewan Keamanan khawatir akan kesejahtaraan warga sipil di kedua belah pihak.

Menurut sumber-sumber Palestina, sedikitnya 133 warga Palestina tewas sejauh ini. Tiga perempat jumlah  korban tewas tercatat warga sipil. Israel mengatakan wilayahnya telah diserang dengan 40 roket sejak Jumat dan mengalami kerusakan.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry Minggu (13/7/2014) dijadwalkan akan membicarakan gencatan senjata dengan para menteri luar negeri dari Inggris, Perancis dan Jerman di Vienna, Austria.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.