Turis Diperkosa Saat Piala Dunia

Kompas.com - 15/06/2014, 06:38 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com — Kepolisian Brasil tengah menyelidiki kasus perkosaan yang menimpa seorang turis asal AS saat perhelatan Piala Dunia 2014. Menurut warta Reuters pada Minggu (15/6/2014), kasus itu dilaporkan terjadi di Cuiaba, lokasi pertandingan antara Australia versus Cile, kemarin.

Catatan kepolisian menunjukkan, korban berusia 24 tahun. Dalam pengaduan ke pihak kepolisian Cuiaba, korban didampingi oleh pejabat Kedutaan Besar Amerika Serikat di Brasil. Catatan sementara pihak rumah sakit yang memeriksa kondisi korban menunjukkan, perlu adanya tes tambahan untuk pembuktian perkosaan tersebut. "Korban dan pacarnya menginap di rumah seseorang yang mereka jumpai pada Jumat (13/6/2014). Perempuan itu terkejut dan berteriak tatkala pelaku sudah berada di atas tubuhnya," demikian pernyataan catatan kepolisian.

Sejauh ini, polisi sudah menginterogasi beberapa orang terkait insiden itu, termasuk pemilik rumah. Meski begitu, belum ada satu pun yang ditahan oleh polisi.

Cuiaba yang menjadi ibu kota negara bagian Mato Grosso di Brasil tengah menjadi destinasi banyak turis. Cuiaba menjadi lokasi tiga pertandingan sejak Selasa (17/6/2014) antara Rusia dan Korea Selatan. Kemudian, kota itu juga menggelar pertandingan Nigeria melawan Bosnia (21/6/2014) dan Jepang melawan Kolombia (24/6/2014).


Hingga hari ketiga Piala Dunia, Brasil masih menghadapi kerawanan unjuk rasa. Pemerintah Negeri Samba mengerahkan 100.000 polisi untuk mengawal 12 lokasi pertandingan. Pasukan itu masih mendapat tambahan 60.000 tentara.

Selain kasus perkosaan, kriminalitas lainnya yang terjadi hingga Minggu ini adalah beberapa perampokan di beberapa kota dari 12 lokasi pertandingan. Jumlah kasus kriminalitas terkini dalam catatan kepolisian ada 12.

Pada April 2014, ada kasus perkosaan dan penculikan terhadap seorang siswi asing di Rio de Janeiro. Kasus itu mencuatkan keprihatinan soal keamanan selama Piala Dunia.   

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Internasional
14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Internasional
Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Internasional
40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Internasional
Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Internasional
Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Internasional
Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan 'Abang Tukang Bakso' untuk Jokowi

[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan "Abang Tukang Bakso" untuk Jokowi

Internasional
Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Internasional
Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Internasional
22 Hari 'Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

22 Hari "Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

Internasional
WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X