Kompas.com - 10/04/2014, 04:10 WIB
Peta Ukraina. Sky NewsPeta Ukraina.
|
EditorPalupi Annisa Auliani

WASHINGTON, KOMPAS.com — Menteri keuangan negara-negara anggota G-7 berencana bertemu di Washington, Amerika Serikat, Kamis (10/4/2014). Pertemuan akan khusus membahas masalah Ukraina di tengah kekhawatiran Rusia akan memperluas pencaplokan wilayah Ukraina.

Pertemuan tersebut, menurut sumber AFP, sengaja digelar sebelum berlangsungnya pertemuan para menteri keuangan dan gubernur bank sentral negara-negara G-20, bertepatan dengan pertemuan rutin musim semi Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia.

G-7, kelompok tujuh negara industri beranggotakan Kanada, Amerika Serikat, Italia, Jepang, Jerman, Perancis, dan Inggis, kemungkinan juga akan membahas isu selain Ukraina. Namun, ujar sumber itu, dampak ekonomi dari krisis Ukraina akan menjadi topik utama.

Pada akhir Maret 2014, tujuh negara ini menarik diri dari pertemuan G-8, kelompok yang beranggotakan negara-negara G-7 ditambah Rusia. Perkembangan situasi di Ukraina menjadi alasan batalnya pertemuan G-8 di Sochi, Rusia. Pembatalan tersebut sekaligus menjadi bentuk kemarahan negara-negara G-7 terhadap aneksasi Rusia di Ukraina.

Sebelumnya, Selasa (8/4/2014), Washington menuduh Moskwa sengaja mengobarkan protes menuntut pemisahan diri wilayah timur Ukraina yang berbatasan langsung dengan Rusia. Di wilayah tersebut, mayoritas warga menggunakan bahasa Rusia dalam percakapan sehari-hari.

Bahkan, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry blakblakan menuding Kremlin mengirimkan operasi khusus ke kawasan timur Ukraina itu untuk memicu kerusuhan. "Segala sesuatu yang kita lihat dalam 48 jam terakhir adalah provokasi Rusia dan agen operasi di timur Ukraina," ujar dia. "Memperlihatkan operasi tersebut dikirim untuk menciptakan kerusuhan."

Sementara itu, Menteri Luar Inggris William Hague menguatkan pernyataan Kerry dengan mengatakan bahwa memanasnya situasi di Ukraina memperlihatkan gelagat Rusia sedang berstrategi untuk mengacaukan Ukraina.

Baca tentang


Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X