Kompas.com - 23/01/2014, 20:26 WIB
EditorErvan Hardoko
KANO, KOMPAS.com — Sekelompok orang menyerang tujuh pria yang menjadi tersangka pelaku praktik homoseksual, setelah mereka menjalani sidang di sebuah pengadilan di wilayah utara Nigeria, Kamis (23/1/2014).

"Begitu para tersangka keluar dari ruang sidang menuju ke mobil tahanan, massa yang menunggu langsung melempari mereka dengan batu," kata seorang petugas pengadilan Syariah kota Bauchi, Abdul Mohammed.

Mohammed menambahkan, ketujuh orang itu adalah bagian dari 12 tersangka yang diduga melanggar Syariah Islam yang melarang praktik hubungan sesama jenis kelamin.

"Petugas segera memasukkan para tersangka ke dalam mobil dan melarikan mereka dari tempat itu. Polisi menembakkan gas air mata dan melepaskan tembakan ke udara untuk membubarkan massa yang marah," tambah Mohammed.

Setelah 20 menit, lanjut dia, polisi berhasil membubarkan massa yang menuntut agar proses pengadilan para tersangka itu dipercepat.

"Tapi, mempercepat proses persidangan untuk sebuah kasus dengan ancaman hukuman mati tidak bisa dilakukan," ujar Mohammed.

Bulan ini, Nigeria secara resmi melarang pernikahan gay dan hubungan sesama jenis kelamin. Selain itu, hukuman berat juga dijatuhkan bagi mereka yang mendukung kelompok-kelompok gay.

Ketujuh tersangka ini ditahan tak lama setelah pemerintah membuat keputusan itu. Namun, mereka diadili di bawah syariah Islam yang diterapkan di negara-negara bagian wilayah utara Nigeria yang mayoritas penduduknya beragama Islam.

Di antara para tersangka ini terdapat seorang kepala sekolah yang dituduh menjadi anggota sebuah klub gay.

Empat orang tersangka sudah mengaku bersalah, tetapi si kepala sekolah sejauh ini membantah semua tuduhan.

Kasus-kasus hubungan sesama jenis ini, di bawah syariah Islam, diancam hukuman mati. Namun, sejauh ini tidak ada eksekusi hukuman mati terkait kasus hubungan sesama jenis kelamin ini.

Pekan lalu, pengadilan kota Bauchi menjatuhkan hukuman cambuk sebanyak 20 kali di depan publik dan denda sebesar 30 dollar AS kepada seorang pria yang terbukti melakukan praktik homoseksual.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.