Suhu Lebih Hangat, Petani Durian Australia Untung Besar - Kompas.com

Suhu Lebih Hangat, Petani Durian Australia Untung Besar

Kompas.com - 15/01/2014, 17:31 WIB
SERAMBI/M ANSHAR Ilustrasi: durian.

SYDNEY, KOMPAS.com - Para petani buah durian di wilayah utara Australia tahun ini menikmati hasil panen yang lebih banyak dari biasanya, dikarenakan musim kering yang lebih hangat daripada biasanya.

Musim kering tersebut justru merugikan para petani mangga, namun justru memberikan hasil panen durian yang melebihi perkiraan.

“Kami memproduksi hampir lima ton. Ini musim terbaik yang pernah kami alami,” cerita Han Shiong Siah, yang tengah merampungkan panen duriannya.

Permintaan durian di Australia pun cukup besar. “Buah durian amat digemari di daerah selatan. Di Sydney dan Melbourne, harga jualnya melebihi 20 dollar Australia (Rp 211.000) per kilogram,” ucapnya.

Bagi mereka yang baru pertama kali mencicipi durian, ada saran dari Siah. “Cara makan durian pertama kalinya adalah dengan menghindari baunya. Jadi sumbat hidung anda dan santaplah, karena rasanya menyerupai selai yang manis,” ceritanya.

“Setelah beberapa kali, anda akan suka baunya. Saya kenal ada petani dari Asia yang datang ke sini, dan begitu mereka mencium bau durian mereka akan berusaha mencari, bahkan memanjat pohon untuk mendapatkannya,” kata Siah.

Selain durian, buah-buah lain yang banyak dihasilkan dalam musim panen ini adalah rambutan dan manggis.


EditorErvan Hardoko

Terkini Lainnya

Bupati Pakpak Bharat Diduga Instruksikan Semua Kepala Dinas untuk Atur Pengadaan

Bupati Pakpak Bharat Diduga Instruksikan Semua Kepala Dinas untuk Atur Pengadaan

Nasional
Tiba di Surabaya, Jokowi Langsung Jalan-jalan ke Tunjungan Plaza

Tiba di Surabaya, Jokowi Langsung Jalan-jalan ke Tunjungan Plaza

Nasional
Cerita Fatmawati dan 5 Putrinya Lolos dari Kebakaran Hebat di Rumahnya

Cerita Fatmawati dan 5 Putrinya Lolos dari Kebakaran Hebat di Rumahnya

Regional
'Jangan Sampai Ambisi Pribadi Rusak Tata Negara di Indonesia'

"Jangan Sampai Ambisi Pribadi Rusak Tata Negara di Indonesia"

Nasional
Uang Suap Bupati Pakpak Bharat Diduga untuk Amankan Kasus Hukum Istrinya

Uang Suap Bupati Pakpak Bharat Diduga untuk Amankan Kasus Hukum Istrinya

Nasional
Bupati Pakpak Bharat Diduga Terima Suap Rp 550 Juta dari Kontraktor

Bupati Pakpak Bharat Diduga Terima Suap Rp 550 Juta dari Kontraktor

Nasional
Kim Jong Un Ingin Memodernisasi Pabrik Kaca Taegwan

Kim Jong Un Ingin Memodernisasi Pabrik Kaca Taegwan

Internasional
Titik Terang Misteri Kematian Bapak dan Anak Asal Lahat di Sukabumi

Titik Terang Misteri Kematian Bapak dan Anak Asal Lahat di Sukabumi

Regional
KPK Tetapkan Bupati Pakpak Bharat dan Kepala Dinas PUPR sebagai Tersangka

KPK Tetapkan Bupati Pakpak Bharat dan Kepala Dinas PUPR sebagai Tersangka

Nasional
Warga Keluhkan Pasangan Mesum di Rumah Kos, Polisi Amankan 4 Mahasiwa

Warga Keluhkan Pasangan Mesum di Rumah Kos, Polisi Amankan 4 Mahasiwa

Regional
Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Dalam Drum Ditemukan Pemulung di Bogor

Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Dalam Drum Ditemukan Pemulung di Bogor

Regional
Puting Beliung Terjang Madiun, Empat Rumah Rata dengan Tanah

Puting Beliung Terjang Madiun, Empat Rumah Rata dengan Tanah

Regional
Tunawisma Pahlawan dalam Serangan Melbourne Kini Diseret ke Pengadilan

Tunawisma Pahlawan dalam Serangan Melbourne Kini Diseret ke Pengadilan

Internasional
Tiba di Surabaya dari Papua, Ini Agenda Kunjungan Kerja Jokowi Senin Besok

Tiba di Surabaya dari Papua, Ini Agenda Kunjungan Kerja Jokowi Senin Besok

Nasional
3 Fakta Unik Harimau Sumatera 'Atan Bintang', Disebut Pintar hingga Sulit Dievakuasi

3 Fakta Unik Harimau Sumatera 'Atan Bintang', Disebut Pintar hingga Sulit Dievakuasi

Regional

Close Ads X