Antre Panjang di Pameran Elektronik Terbesar Dunia

Kompas.com - 07/01/2014, 22:55 WIB
Antrian saat akan jumpa pers Panasonic Corporation di Press Day, Consumer Electronic Show (CES) di Las Vegas, Senin (6/1/2014). KOMPAS.com/ERLANGGA DJUMENAAntrian saat akan jumpa pers Panasonic Corporation di Press Day, Consumer Electronic Show (CES) di Las Vegas, Senin (6/1/2014).
|
EditorErvan Hardoko

LAS VEGAS, KOMPAS.com - Consumer Electronic Show merupakan ajang pameran elektronik terbesar di dunia. Selain dihadiri oleh perusahaan-perusahaan elektronik terkemuka dunia, para jurnalis pun menyerbu event yang diselenggarakan pada 7-10 Januari 2014 di Las Vegas, Amerika Serikat ini.

Hal itu terlihat saat CES Press Day, Senin (6/1/2014) di Mandala Bay, Las Vegas, Amerika Serikat. Pada sesi ini sekitar 25 perusahaan melakukaan jumpa pers mengenai produk-produk yang akan mereka pamerkan dalam CES. Banyaknya jurnalis yang meliput, membuat sistem antrean diberlakukan sebelum masuk ruangan jumpa pers.

Di tengah suhu udara yang cukup menggigit meski di dalam ruangan, antrean pun memanjang di beberapa ruangan jumpa pers. Seperti yang terjadi di jumpa pers Panasonic yang Kompas.com hadiri. Sebelum masuk ke ruangan jumpa pers, para jurnalis yang datang dari seluruh penjuru dunia harus mengantre hingga beberapa baris. Meski demikian antrean tersebut tidak berlangsung lama.

KOMPAS.com/ERLANGGA DJUMENA Konferensi Pers Panasonic Corporation di CES 2014.
"Memang, tahun lalu juga antreannya juga panjang banget," kata Corporate Communication Panasonic Indonesia Muara Makarim, yang datang bersama rombongan Kompas.com.


Untungnya antrean berlangsung tertib dan tidak terlalu lama. Selidik-punya selidik, rupanya selain banyaknya jurnalis, antrean juga setidaknya disebabkan para jurnalis yang mencari kartu nama  untuk dimasukkan ke dalam kantung yang dipegang beberapa petugas di depan pintu.

Sebagai informasi, meski tidak seekstrem bebeapa daerah di Amerika Serikat yang suhunya sampai minus 30 derajat celcius, suhu Las Vegas saat ini berkisar diantara 2-9 derajat Celcius. Cukup untuk membuat mengigil orang-orang yang biasa hidup di daerah tropis, meski berada di ruangan yang berpenghangat udara.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Internasional
14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Internasional
Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Internasional
40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Internasional
Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Internasional
Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Internasional
Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan 'Abang Tukang Bakso' untuk Jokowi

[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan "Abang Tukang Bakso" untuk Jokowi

Internasional
Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Internasional
Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Internasional
22 Hari 'Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

22 Hari "Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

Internasional
WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X