Kompas.com - 02/11/2013, 02:13 WIB
Para calon penumpang yang sedianya bertolak dari Bandara Internasional Los Angeles, Amerika Serikat, Jumat (1/11/2013), berhamburan keluar dari bandara menyusul insiden penembakan di bandara itu. Seluruh penerbangan dari dan menuju bandara ini dihentikan. AFP PHOTO/ROBYN BECK Para calon penumpang yang sedianya bertolak dari Bandara Internasional Los Angeles, Amerika Serikat, Jumat (1/11/2013), berhamburan keluar dari bandara menyusul insiden penembakan di bandara itu. Seluruh penerbangan dari dan menuju bandara ini dihentikan.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
LOS ANGELES, KOMPAS.com — Setidaknya satu petugas administrasi keamanan transportasi (TSA) Bandara Internasional Los Angeles dikabarkan tewas dalam insiden penembakan yang terjadi di bandara itu, Jumat (1/11/2013) waktu setempat. Korban disebut lebih dari satu orang.

"Satu petugas TSA itu, dan tiga atau empat petugas lain ditembak di sebuah pos pemeriksaan penumpang di LAX (Bandara Internasional LA)," ujar petugas federal yang tak disebutkan namanya, seperti dikutip dari Los Angeles Times, Jumat.

ABC News melaporkan pula bahwa satu petugas TSA tewas dan dua lainnya terluka dalam penembakan itu. Sementara Reuters masih terus mendapatkan konfirmasi soal jumlah korban, baik luka maupun tewas.

Tersangka pelaku penembakan kini sudah ditahan. Layanan penerbangan di bandara itu dihentikan total, kecuali layanan untuk kedatangan. Asisten Kepala Kepolisian Los Angeles (LAPD) Earl Paysinger mengatakan, tersangka terluka, tetapi tak merinci lebih lanjut.

Suara tembakan dilaporkan terdengar di Terminal 3, yang menjadi terminal keberangkatan maskapai Virgin Amerika dan beberapa maskapai lain. Juru bicara kepolisian, Norma Eisenman, mengatakan, tersangka terlibat baku tembak dengan polisi bandara sebelum ditangkap.

Sweeping ke seluruh area bandara pun dilakukan untuk mengantisipasi ancaman lain. Petugas penjinak bom turut dilibatkan dalam pembersihan ini. Eisenman mengatakan, kondisi para korban belum dapat dipastikan, sementara Paysinger mengatakan beberapa petugas TSA dilarikan ke rumah sakit.

Tayangan televisi memperlihatkan dua orang diangkut petugas pemadam kebakaran. Staf bandara pun mengevakuasi para calon penumpang. Seorang saksi, Brian Keech, kepada Associated Press mengatakan, ia mendengar tak kurang dari selusin tembakan dari dalam gerbang keamanan bandara.

Seluruh penerbangan dihentikan

Otoritas penerbangan Amerika (FAA) mengatakan, seluruh penerbangan dengan tujuan Bandara Internasional Los Angeles juga sudah diminta dihentikan. Artinya, penerbangan dari seluruh bandara di Amerika dengan tujuan Los Angeles tak bisa tinggal landas. Belakangan, beberapa penerbangan lain yang sudah mengudara pun tak diizinkan mendarat di Los Angeles.

Petugas pengontrol lalu lintas udara di Bandara Internasional Los Angeles, Michael Foote, mengatakan, hanya beberapa penerbangan yang masih diizinkan tinggal landas dari bandara itu. Dia dan rekan-rekannya menyaksikan bagaimana para penumpang meninggalkan terminal bandara ke jalanan. "Semua dievakuasi dari dalam bangunan, keluar secepat mungkin."

Salah satu calon penumpang yang gagal terbang dari Los Angeles, Natalie Morin, mengatakan, saat dia berada di dalam bandara tiba-tiba orang-orang mulai saling mengabarkan telah terjadi penembakan. "Orang-orang mulai mengatakan ada penembak, ada penembak," kata dia yang seharusnya terbang menuju San Francisco untuk wawancara ke pendidikan pascasarjana.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.