Kompas.com - 02/10/2013, 06:38 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani
REYNOSA, KOMPAS.com — Isu imigran dari Amerika Tengah ke Amerika Serikat, menambahkan catatan ancaman bahaya saat melintas di kawasan utara Meksiko. Untuk kesekian kali, kepolisian setempat mendapatkan puluhan imigran disekap di wilayah tersebut.

Terakhir kepolisian menyelamatkan 73 orang yang disandera, di antaranya selama berbulan-bulan, di perbatasan kota Reynosa, Senin (30/9/2013). Menurut pernyataan kepolisian, para korban diculik dari bus atau terminal bus.

Setengah dari para korban, sebut kepolisian, adalah warga negara Amerika Tengah. Meskipun tak ada konfirmasi dari kepolisian, para korban diduga adalah para migran yang dalam perjalanan menuju Amerika Serikat.

Beberapa korban penculikan sudah disekap selama empat bulan, berdasarkan pernyataan dari Komisi Nasional Keamanan Meksiko. Pengungkapan kasus ini bermula ketika pada Senin, kepolisian federal yang sedang berpatroli di sekitar Reynosa membuntuti sebuah mobil yang pengendaranya berusaha menghindari mobil patroli. 

Berdasarkan keterangan Komisi Nasional Keamanan Meksiko. mobil itu dibuntuti sampai ke sebuah rumah. Ketika dua pengendaranya turun, polisi pun mengikuti. "Polisi mendekati rumah, di mana mereka dapat mendengar teriakan minta tolong," ujar pernyataan komisi tersebut.

Dari dalam rumah itu, polisi menemukan 73 sandera, dengan rincian 37 orang adalah warga Meksiko, 19 warga Honduras, 14 dari Guatemala, dan tiga dari Salvador. Di antara para sandera, terdapat enam anak di bawah umur.

Para korban mengatakan kepada polisi bahwa mereka telah disekap antara empat hari sampai empat bulan. Diduga, para penculik menelepon keluarga para korban untuk meminta uang tebusan. Pernyataan komisi tersebut juga menyebutkan sebagian korban mengalami penganiayaan dan perkosaan.

Dua pengendara mobil yang sebelumnya dibuntuti patroli polisi, sudah ditahan. Orang ketiga yang diduga berperan sebagai "pengintai" juga telah ditahan kemudian.

Kasus ini menambah daftar kasus penculikan massal di Meksiko. Setidaknya tiga kejadian serupa telah terjadi di Reynosa, pada tahun ini saja. Pada Juli 2013, otoritas Meksiko menyelamatkan 81 imigran yang disandera di Reynosa. Sebelumnya, Juni 2013, kepolisian juga menyelamatkan 165 imigran di dekat Reynosa.

Penyekapan di Meksiko terhadap orang-orang yang diduga dalam perjalanan mencari kerja ke Amerika Serikat tak hanya terjadi di Reynosa. Pada Juli 2013, kasus yang sama terungkap di negara bagian selatan Chiapas, dengan 94 korban berdesakan di bagian belakang truk dalam kondisi yang disebut "tidak manusiawi". Para korban ditemukan dengan luka di tangan atau kaki, dan gejala sesak napas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber CNN.com
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.