Kompas.com - 24/09/2013, 20:12 WIB
Peta lokasi gempa Pakistan. Sky NewsPeta lokasi gempa Pakistan.
EditorErvan Hardoko
ISLAMABAD, KOMPAS.com - Gempa bumi berkekuatan 7,8 dalam skala Richter menghantam kawasan terpencil di wilayah barat daya Pakistan, Selasa (24/9/2013).

Gempa kuat itu menghantam kawasan pegunungan tersebut pada pukul 16.29 waktu setempat di sebuah tempat sekitar 100 kilometer sebelah barat daya kota Khuzdar, Provinsi Balukistan, di kedalaman 15 kilometer.

Guncangan gempa itu terasa dan mengguncangkan  gedung-gedung di ibu kota India, New Delhi yang berjarak ratusan kilometer sebelah timur pusat gempa.

Sejauh ini belum diperoleh kabar kerusakan atau korban akibat gempa. Namun, sebagian besar bangunan di kawasan itu menggunakan material buruk sehingga dikhawatirkan korban tewas akan berjatuhan.

Guncangan gempa juga dirasakan di seluruh provinsi bahkan hingga ke kota Karachi. Bahkan warga Ahmedabad, India yang berjarak ratusan kilometer dari pusat gempa juga panik dan berlarian keluar gedung.

Seorang pakar meteorologi senior Pakistan, Muhammad Riaz kepada stasiun televisi Dunya TV mengatakan gempa itu sangat kuat dan kerusakan dahsyat nampaknya telah terjadi.

"Sudah terdapat laporan sejumlah rumah rubuh akibat gempa," kata Mumtaz Baluch, seorang pejabat lokal di distrik Awaran, 350 km sebelah barat daya kota Quetta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami juga menerima laporan wal yang menyebut sejumlah warga terluka karena tertimpa reruntuhan rumah namun kami belum menerima kabar soal korban tewas," lanjut Baluch.

Pada 2005, sebuah gempa bumi berkekuatan 7,6 skala Richter mengguncang Kashmir dan menewaskan sedikitnya 7.300 orang dan mengakibatkan jutaan orang kehilangan tempat berteduh.

Bencana gempa di Kashmir itu merupakan bencana terdahsyat yang pernah melanda Pakistan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Sumber Sky News
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.