AusAID Akan Kena Dampak Pemotongan Bantuan Luar Negeri

Kompas.com - 06/09/2013, 10:32 WIB
EditorEgidius Patnistik
Rencana kebijakan Koalisi Oposisi untuk memangkas bantuan luar negeri senilai 4,5 miliar dollar Australia akan berdampak langsung pada lembaga seperti AusAID dan LSM yang menjalankan program bantuan di berbagai negara.

Kurang dari 48 jam sebelum pemilu, Koalisi Oposisi, Kamis (5/9), mengungkapkan rencana pembiayaan bagi kebijakan-kebijakannya. Koalisi mengumumkan, kalau terpilih, pemerintah akan memotong 4,5 miliar dollar dari anggaran bantuan dalam empat tahun ke depan untuk digunakan bagi pembangunan infrastruktur yang dikatakan akan membantu menggalakkan ekonomi.
 
Jurubicara Koalisi bidang Bendahara Negara mengatakan, "Kita hanya bisa menjadi negara yang lebih dermawan kepada negara-negara lain di dunia kalau Australia punya perekonomian yang kuat. Oleh karenanya kami akan mengurangi pertumbuhan bantuan luar negeri 4,5 miliar dari estimasi di masa mendatang untuk membiayai infrastruktur penting di sini, di Australia."
 
Koalisi masih belum mengungkapkan proyek-proyek bantuan asing mana saja yang akan terkena.

Para analis kebijakan mengatakan, LSM-LSM yang melaksanakan program bantuan asing Australia akan menderita kalau Koalisi Oposisi menang dalam pemilu, walaupun diberi jaminan akan menerima dana tambahan.
 
Stephen Howes dari Sentra Kebijakan Pembangunan Universitas Nasional Australia mengatakan kepada ABC, LSM-LSM akan menderita walaupun diberi jaminan akan mendapat dana tambahan. "Saya pikir seluruh sektor bantuan yang selama satu dasawarsa ini mengalami pertumbuhan kuat sekarang akan menghadapi masa yang cukup sulit. Itu akan dimulai dengan AusAID, tetapi pengaruhnya akan dirasakan jauh di luar AusAID, walaupun koalisi memberikan jaminan," kata Howes.
 
Howes juga berpendapat, rencana Koalisi itu tidak akan mendapat sambutan baik dari rakyat Australia, bahkan juga oleh mereka yang tidak memandang bantuan luar negeri sebagai isu pemilu yang penting.
 
"Bantuan luar negeri bukanlah isu pemilu yang besar bagi kebanyakan warga Australia. Bahkan juga bagi mereka yang bukan pendukung kuat bantuan luar negeri, saya rasa memotong anggaran luar negeri supaya bisa membangun jalan bukanlah argumentasi yang akan diterima dengan baik," jelasnya.
 
Pemerintah Partai Buruh yang berkuasa saat ini sudah mengurangi pertumbuhan anggaran bantuan luar negeri.
 
Menurut Menlu Bob Carr, sebagian besar dana bantuan itu digunakan untuk program-program luar negeri yang secara tidak langsung menguntungkan Australia. Ia mengatakan, pemotongan bantuan luar negeri lebih jauh tidak akan menguntungkan bagi Australia. "Demi kepentingan kita, keamanan Australia terbantu oleh program bantuan luar negeri yang dilaksanakan secara efektif. Adalah proposisi yang keliru kalau orang mengatakan kita hanya bisa memberi infrastruktur bagi kota-kota di Australia dengan mencomot dana untuk bantuan luar negeri Australia," kata Menlu Carr.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER INTERNASIONAL] Video Rudal S-400 Rusia Hancurkan Target | Kaisar Naruhito Lengkapi Ritual Penobatan

[POPULER INTERNASIONAL] Video Rudal S-400 Rusia Hancurkan Target | Kaisar Naruhito Lengkapi Ritual Penobatan

Internasional
Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Internasional
Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Internasional
Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Internasional
TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

Internasional
Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Internasional
Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Internasional
AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

Internasional
Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi 'Baby Shark' kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi "Baby Shark" kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Internasional
Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Internasional
Menderita 'Sakit Tak Tertahankan', Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Menderita "Sakit Tak Tertahankan", Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Internasional
PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

Internasional
Penyandang Disabilitas Ini Diminta 'Lepaskan Celana' oleh Petugas Bandara India

Penyandang Disabilitas Ini Diminta "Lepaskan Celana" oleh Petugas Bandara India

Internasional
Trump 'Siap' Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Trump "Siap" Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Internasional
Selesaikan Ritual, Naruhito Resmi Dinobatkan Menjadi Kaisar Jepang

Selesaikan Ritual, Naruhito Resmi Dinobatkan Menjadi Kaisar Jepang

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X