Kebakaran di Taman Nasional Yosemite, San Francisco Terancam

Kompas.com - 26/08/2013, 09:04 WIB
Sebuah mobil terbakar di dekat taman nasional Yosemite, California, AS, Minggu (25/8/2013). Kebakaran ini membuat pihak taman nasional harus mengevakuasi para pengunjung taman nasional itu. JUSTIN SULLIVAN / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFPSebuah mobil terbakar di dekat taman nasional Yosemite, California, AS, Minggu (25/8/2013). Kebakaran ini membuat pihak taman nasional harus mengevakuasi para pengunjung taman nasional itu.
EditorErvan Hardoko
LOS ANGELES, KOMPAS.com — Sebuah kebakaran besar melanda bagian barat taman nasional Yosemite, California, AS, Minggu (25/8/2013), memaksa evakuasi sejumlah kamp perkemahan akibat asap tebal yang menyelimuti kawasan tersebut.

Kebakaran itu berawal di dekat sebuah sumber air penting yang memasok air bersih untuk sebagian besar kota San Francisco.

Juru bicara taman nasional Yosemite Tom Medema mengatakan, akibat kebakaran ini kawasan White Wolf terpaksa ditutup.

"Sebanyak 13 dari 74 perkemahan dievakuasi," ujar Tom.

Hingga Minggu siang, kebakaran itu menghanguskan sekitar 4.850 hektar hutan di Yosemite.

"Tidak ada bahaya langsung kebakaran ini bagi manusia, namun asap hasil kebakaran ini sangat pekat sehingga kami harus mengevakuasi pengunjung," tambah Tom.

Meski melakukan evakuasi, Tom Medema menjelaskan pihaknya belum mendapatkan angka resmi pengunjung yang harus dievakuasi akibat kebakaran ini.

Pemerintah setempat sejauh ini belum berniat untuk menutup taman nasional atau wahana hiburan yang ada di dalamnya.

Kebakaran ini mengancam pasokan listrik dan air bersih ke San Francisco yang berjarak sekitar 320 kilometer dari Yosemite.

Sebab kebakaran itu terjadi di sekitar sumber-sumber air yang vital bagi pasokan air bersih kota tersebut.

Halaman:


Sumber Reuters
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X