Kompas.com - 15/08/2013, 18:29 WIB
Awan gelap akibat Topan Utor terlihat jelas di atas gedung-gedung pencakar langit di kota Hong Kong, China, Rabu (14/8/2013). PHILIPPE LOPEZ / AFPAwan gelap akibat Topan Utor terlihat jelas di atas gedung-gedung pencakar langit di kota Hong Kong, China, Rabu (14/8/2013).
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com — Topan Utor yang melanda Filipina pekan lalu masih meninggalkan dampak membekas. Menurut Reynaldo Balido dari Dewan Penanggulangan Bencana Filipina, sebagaimana warta AP pada Kamis (15/8/2013), Utor berkekuatan 200 kilometer per jam. Sama seperti sekitar 20 topan yang tiap tahunnya melanda Filipina, Utor membawa angin kencang dan hujan deras berkepanjangan. Hal itu membuat banjir bandang yang meluas. "Kali ini, paling parah terlanda topan itu adalah Pulau Luzon," katanya.

Catatan Pemerintah Filipina menunjukkan, sedikitnya ada 83.000 warga kehilangan tempat tinggal. Angka ini masih ditambah dengan sekitar delapan orang tewas dan 23 hilang. "Kebanyakan korban hilang adalah nelayan," imbuh Balido.


Tiupan angin kencang Topan Utor merusak atap-atap rumah penduduk, kantor-kantor pemerintah, dan gereja. Topan itu juga memorakporandakan tanaman-tanaman pangan. "Menurut saya, Utor adalah topan dengan tiupan angin paling kencang yang melanda Filipina," tutur Balido.

Topan Utor, selain di Filipina, juga melanda kawasan Selatan China, termasuk Hongkong. Tiupan Topan Utor menenggelamkan sebuah kapal kargo sepanjang 190 meter di pelabuhan Hongkong, kemarin. Longsor akibat topan itu juga merusakkan kawasan Yangjiang di Selatan China.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X