Inggris Blokir Pornografi "Online" di Rumah

Kompas.com - 22/07/2013, 14:53 WIB
Cameron ungkapkan pemblokiran konten pornografi untuk lindungi anak-anak BBCCameron ungkapkan pemblokiran konten pornografi untuk lindungi anak-anak
EditorEgidius Patnistik
LONDON, KOMPAS.com — Setiap rumah di Inggris tidak akan dapat mengakses konten pornografi melalui internet, kecuali mereka meminta untuk dapat mengaksesnya, seperti diumumkan oleh Perdana Menteri David Cameron.

Perdana Menteri Inggris mengatakan, memiliki akses pornografi online yang menggambarkan perkosaan akan ilegal.

Dalam pidatonya, Cameron akan memperingatkan bahwa akses terhadap pornografi online "merusak masa anak-anak".

Situs pencarian akan diberi waktu sampai Oktober untuk memastikan kebijakan memblok konten ilegal.


Para ahli dari Pusat Perlindungan Online dan Eksploitasi Anak-anak akan diberikan wewenang untuk memeriksa data rahasia yang berada di jaringan komputer dan basis data rahasia dari larangan gambar pornografi anak yang dikumpulkan oleh polisi di seluruh negara tersebut, yang akan digunakan untuk melacak konten ilegal dan yang dilihat oleh pedofilia.

Dalam kebijakan baru ini, teknologi penyaringan kategori keluarga-teman akan diterapkan secara otomatis terhadap seluruh konsumen internet yang baru—walaupun mereka dapat memilih untuk mematikannya.

Jutaan pengguna komputer akan dihubungi oleh penyedia layanan internet mereka dan diminta untuk memutuskan apakah akan mengaktivasi filter tersebut untuk mencegah anak-anak mengakses materi yang tidak pantas.

Berbahaya bagi anak-anak

Cameron mengatakan, "Saya ingin berbicara tentang internet. Dampaknya terhadap anak-anak kita yang lugu. Bagaimana pornografi online merusak masa anak-anak. Dan bagaimana, dalam sudut gelap di internet, ada banyak hal yang berbahaya bagi anak-anak kita, dan itu harus dihapus."

"Saya tidak berpidato karena saya ingin menyebarkan kepanikan, tetapi karena saya merasa sebagai politisi dan ayah bahwa waktu untuk beraksi telah tiba. Ini, sangat sederhana, mengenai bagaimana kita melindungi anak-anak kita dan keluguan mereka."

Langkah Cameron tersebut disambut oleh kelompok perempuan dan akademisi yang mengkampanyekan larangan "pornografi perkosaan".

Holly Dustin, direktur dari Koalisi Penghentian Kekerasan terhadap Perempuan, mengatakan, kelompok tersebut menyambut "gembira" kebijakan tersebut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X