Salin Artikel

Baru Buka Maret Lalu, Bangunan Mal di Meksiko Roboh

Dilansir dari The Telegraph, tidak ada pengunjung yang mengalami cedera dalam insiden tersebut.

Pihak berwenang menyebut, tiang penyangga bangunan tidak mampu menahan konstruksi balkon yang berada di lantai atas gedung utama.

Karyawan restoran di mal, Juan Ramon Hernandez, mengatakan pengunjung mal segera dievakuasi sekitar lima menit sebelum bangunan runtuh.

"Kami mendengar suara keras dan petugas mulai mengevakuasi kami dari mal," katanya.

"Sekitar lima menit kemudian, bangunan roboh," imbuhnya.

Mal Artz Pedregal dibuka pada Maret lalu, meski ada beberapa bagian dari bangunan yang masih dalam tahap konstruksi.

Mal tersebut memicu kemarahan dari penduduk karena dianggap menghilangkan keberadaan ruang terbuka. Mal dibangun dekat lembah yang berfungsi untuk mengatur curah hujan.

Selain itu, kemacetan yang ditimbulkan juga menjadi faktor pembangunan mal begitu kontroversial.

Pusat perbelanjaan itu berdiri di tepi jalan raya utama kota. Sebelumnya, lapisan bawah tanah bangunan mal sempat mengalami penurunan.

Pada 2016, ketika fondasi mal sedang dikerjakan, dinding penahan di sebelah jalan tol juga runtuh.

Walikota Mexico City Jose Ramon Amieva mengatakan, area yang roboh pada mal merupakan perkantoran, dan para ahli sedang menyelidiki pemicunya.

Namun, dia menyebut insiden itu sebagai kasus akibat kelalaian. Dia akan meninjau izin pembangunan mal dan perizinan lainnya.

Dalam sebuah pernyataan, pengelola mal menyampaikan penyelasan atas dampak dari peristiwa robohnya bangunan yang menyebabkan lalu lintas jalan terganggu.

Polisi terpaksa menutup dua jalur di jalan tol Periferico.

Mexico City memang memiliki struktur tanah lapisan tanah yang rapuh. Pengembang kerap membangun di atas tanah yang tidak stabil.

https://internasional.kompas.com/read/2018/07/13/13442191/baru-buka-maret-lalu-bangunan-mal-di-meksiko-roboh

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke